Laporan Alparizi
Tebingtinggi, Sumselupdate.com – Jelang Libur akhir tahun, Pemerintah memberlakukan PPKM level 3 di semua daerah, termasuk Kabupaten Empat Lawang.
Erwin salah satu pengelolah tempat wisata Taman Sungai Rekreasi Rantau Tenang Indah (RTI) di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang turut menanggapi hal tersebut,.
Menurutnya, pihaknya tetap memetahui pemberlakuan tersebut untuk antisipasi jika nanti pengunjung pada libur akhir tahun natal dan tahun baru ini membeludak. Pihaknya akan menerapkan prokes yang ketat kepada pengunjung.
“Biasanya libur akhir tahun ini pengunjung di sini cukup ramai. Nah untuk mengantisipasi membeludaknya dan jamgan ada penularan covid 19 menginggat sudah diterapkan PPKM level 3 kami harus menjalankan protokol kesehatan yang ketat,” kata Erwin.
Wisnu (42) salah satu pengujung wisata rantau tenang indah mengatakan, sebagai pengunjung dirinya juga harus mematuhi PPKM level 3 yang telah diberlakukan.
Sementara, itu Ripin salah seorang warga setempat mengatakan, jika ia dilibur akhir tahun ini berencana ùntuk pergi liburan keluar daerah Empat Lawang, seperti Kota Palembang, dan Kota Lubuk Linggau.
Namun dengan adanya pemberlakuan PPKM di semua daerah, ia meninbang lagi akan pergi liburan itu.
“Lihatlah nanti, kalo kami siapkan semua termasuk dokumen pejalan dan bisa berlibur kami pergi, tapi kalo cukup ketat kami tidak akan pergi. Biasa masyakarat Tebing Tinggi ini liburanya ke kota sekitar, seperti Lubuk Linggai, Pagar Alam, dan Lahat,” tandasnya.
Terpisah Kadispariwisata Empat Lawang Mgs Nawawi menyampaikan, pihaknya telah mengimbau kepada pengelolah tempat wisata untuk mengantisipasi angka pengunjung yang datang termasuk prokes yang ketat juga.
“Sudah kami himbau baik warga dan pengelola tempat wisat agar menjalankan prokes yang ketat terhdap wisata kita,” pungkasnya.
Jubir Satgas Covid 19 Empat Lawang Arga Sena mengatakan, menyambut libur tahun baru ini pihaknya juga telah menghimbau kepada wrag agar patuh terhadp prokes yang telah ditetapkan, menginta hingga saat ini virus corona itu masih ada.
“Untuk mengantisipa akan tidak ada lonjakan kasus, kami sudah melakukan sosialisasi kemasayarakt meski berlibur agar tetao menjalankan Prokes,” tutupnya.(**)











