Palembang, Sumselupdate.com –Hari Raya Idul Fitri yang kurang lebih sepuluh hari lagi dirayakan ummat muslim sedunia, tampaknya benar-benar mengubah wajah Pasar 16 Ilir Palembang.
Pantauan Sumselupdate.com, Rabu (22/6) hingga hari ini, Jalan Pasar 16 Ilir sudah penuh sesak dengan aktivitas pedagang kaki lima (PKL) yang menjajakan beraneka ragam dagangan.
Tenda-tenda yang dipasang pedagang, membuat sepanjang jalan di depan Gedung Pasar 16 Ilir menyempit.
Jika sebelum bulan suci Ramadhan, jalan di Pasar 16 Ilir bisa dilalui dua mobil, kini satu kendaraan roda empat pun sungguh sangat sulit menembus kerumunan warga yang hendak berbelanja lantaran tenda-tenda pedagang memakan lebih separuh jalan.
Padatnya Pasar 16 Ilir oleh pedagang dan warga yang hendak berbelanja, juga hampir sama di Lorong Basah dan beberapa lokasi lainnya.
Petugas Pamong Praja (Pol PP) yang pada Mei 2016 lalu melakukan pembongkaran petak bangunan persis di depan Gedung Pasar 16 Ilir Palembang, tampaknya tak bisa berbuat banyak dengan kondisi tersebut.
Sementara aparat kepolisian yang berseragam dan dilengkapi alat komunikasi handy talky (HT) berpatroli dengan berjalan kaki.
Beberapa pedagang yang ditemui Sumselupdate.com, mengatakan, padatnya Pasar 16 Ilir terjadi setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Menurut mereka, momen lebaran merupakan rezeki tahunan yang tak boleh dilewatkan oleh pedagang.
“Jadilah dek, dua minggu sebelum lebaran ini omset penjualan naik duo kali lipat. Hitung-hitung rezeki tahunan,” pedagang kue kering yang enggan namanya ditulis. (hyd)











