Jangan Coba-coba Bawa Miras ke Pertandingan Bola! Ini yang Akan Dilakukan Polisi

Senin, 17 April 2017
Ilustrasi Miras

Palembang, Sumselupdate.com – Masyarakat Palembang, khususnya suporter Sriwijaya FC harus mendengarkan imbauan keras mengenai larangan membawa minuman keras ke stadion dari aparat kepolisian.

Sebab apabila ada yang kedapatan membawa barang terlarang, termasuk minuman keras, maka akan ditangkap. “Suporter dan masyarakat dilarang membawa miras. Bila kita temukan akan diamankan,” kata Dir Intelkam Polda Sumsel Kombes Pol Slamet Hariyadi.

Read More

Sebab menurutnya, miras yang memancing konflik yang terjadi antar suporter Sriwijaya FC selama ini. Dengan kondisi tidak sadar dan di luar akal sehat para pelaku mudah kesal hingga bentrok tidak bisa lagi dihindarkan.

“Saya sampaikan​ juga jangan meminum minuman keras di luar pertandingan. Jangan gara-gara dilarang membawa, minum dulu sebelum ke stadion. Karena minuman keras lah yang memancing keributan antar suporter,” tegasnya.

Selain karena miras, pihaknya juga tidak akan segan-segan menangkap penonton ataupun suporter apabila membawa senjata tajam. “Jangan aneh-aneh, cukup membawa atribut suporter saja. Bila bawa senjata tajam dan air keras akan langsung tangkap,” tandasnya.

Sementara itu Sekretaris Panpel Lokal Gojek Traveloka Liga 1 Faisal Mursyid mengatakan, telah melayangkan surat izin kemanan laga. Hal itulah membuat pihak kemanan langsung berkoordinasi terkait pertandingan perdana Sriwijaya FC kontra Borneo FC di stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring pada 22 April mendatang.

Atas antusias jajaran manajemen, aparat kepolisian dan tiga kelompok suporter. Yakni, Sriwijaya Mania Hooligan (SMan), Sriwijaya Ngamuk atau Singa Mania dan Ultras Palembang mengikat perjanjian dalam surat kesepakatan bersama.

Komisaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Muddai Madang mengatakan, aktifitas itu diambil agar kondisi tim stabil saat Laskar Wong Kito berlaga di kandang sendiri.

“Kita ingin mereka kembali berjanji disaksikan kepolisian dan manajemen. Agar kondisi Palembang kondusif. Terlebih kita tengah disorot dunia Internasional (tuan rumah Asian Games 2018) tunjukkan kita aman dan tentram saat menjadi tuan rumah atau penyelenggara,” kata Muddai.

Menurut Wakil Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) ini, kehadiran suporter tentunya sangat dibutuhkan tim untuk membakar semangat. Dia berharap itulah yang tetap harus dilakukan oleh suporter SFC.

“Senang dan bersuka citalah setiap laga home SFC, jangan berantem. Karena kalian dibutuhkan oleh tim, untuk apa berantem karena kita mendukung satu tim sama sama wong Palembang,” tandasnya.

Poin kesempatan antara lain berjanji menjaga ketertiban keamanan saat bertanding serta sesudah. Lalu poin berikutnya apabila ada yang membuat kerusuhan alias provokasi akan diserahkan ke aparat kepolisian untuk di proses.

“Semua tidak ada kendala soal kemananan, kita juga sudah koordinasi. Kami sebelumnya telah berkoordinasi juga kepada para ketua suporter agar berjanji menjaga Palembang tetap kondusif,” imbuhnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts