Lahat, Sumselupdate.com – Kemacetan panjang di ruas Jalan Lintas Tengah Sumatera atau Jalinsum tepatnya di Kecamatan Merapi Barat dan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, Rabu, 8 Januari 2025.
Kemacetan parah ini terjadi diduga karena truk angkutan batubara masih beroperasi di jalan hingga pagi hari.
Panjul, pengendara yang melintas mengaku terjebak kemacetan cukup panjang di Kabupaten Lahat, saat melakukan perjalanan dari Kota Pagaralam menuju ke Pulau Jawa.
“Kalau dilihat sih cukup panjang, tidak ada pergerakan, tidak bisa mendahului karena macet, ini truk batubara terlihat melintas,” cetus Panjul.
Menurut dia, kemacetan diduga terjadi lantaran truk batubara masih beroperasi pada pagi hari, padahal jam operasional truk pada malam hari.
“Setahu kami ‘kan malam hari, namun pagi hari tetap masih ada penumpukan kendaraan. Mobil truk batubara terlihat berjejer, kami tidak tahu, apa mereka keluar pagi ini, atau ada masalah seperti patah as sehingga buat jalan macet,” keluh dia.
Senada disampaikan Haikal, pengendara lainnya. Menurunya, kemacetan di kawasan Merapi Lahat, sudah sering terjadi.
“Sudah sangat sering, saya pernah lewat pagi pagi, menghindari macet, namun ternyata pagi itulah macet, parah sekali memang. Sudah semestinya angkutan batubara punya jalan khusus, bukan lewat fasilitas umum yang seluruh kendaraan lintas lewat, ‘kan macet merugikan orang banyak,” tutur dia.











