Jalan Nasional Masih Putus, BNPB Babel Bangun Jembatan Darurat di Jalan Alternatif

Selasa, 31 Januari 2017
Kendaraan berat sudah bisa melalui jembatan darurat dari rangka baja yang dibangun BNPB Provinsi Babel di jalan alternatif menuju Kota Pangkalpinang yakni di Desa Belo Laut Muntok menuju Pangkalpinang, Selasa (31/1/2017) pagi.

Bangka Barat, Sumselupdate.com – Jalan nasional yang terletak di Kota Muntok, Kabupaten Bangka Barat menuju Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel), masih terputus.

Putusnya jalan utama dari Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Kabupaten Bangka Barat lantaran pada Sabtu (28/1/2017), dinihari terjadi banjir disertai pasangnya air laut hingga menyebabkan dua jembatan di Desa Mayang, Kecamatan Simpang Teritip, roboh terseret arus sungai.

Read More

Tak pelak, putusnya jalan nasional tersebut, masyarakat Babel yang hendak ke Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) maupun sebaliknya, harus berhari-hari untuk sampai ke tujuan.

 

Antrean kendaraan mengular di jalan alternative Simpang Rintis dekat SMKN 1 Muntok, Babel, sebelum dibangunnya jembatan darurat di Desa Belo Laut.

 

Pengemudi kendaraan harus mencari jalan alternatif untuk sampai ke Kota Pangkalpinang maupun sebaliknya ke Muntok.

Ada dua jalan alternatif yang dipilih warga, yakni melalui Simpang Rintis dekat SMKN 1 Muntok. Namun di jalan ini warga terjebak macet lantaran kondisi jalan yang berlumpur.

Namun ada juga warga melalui jalan alternatif di Desa Belo Laut Muntok menuju Pangkalpinang.

 

Kendaraan roda dua melalui jembatan darurat dari rangka baja yang dibangun BNPB Provinsi Babel di jalan alternatif menuju Kota Pangkalpinang yakni di Desa Belo Laut Muntok menuju Pangkalpinang, Selasa (31/1/2017) pagi.

 

Untuk mengurangi kemacetan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi Bangka Belitung (Babel) bergerak cepat dengan membangun jembatan darurat di jalan alternatif menuju Kota Pangkalpinang yakni di Desa Belo Laut Muntok menuju Pangkalpinang.

Mulanya pada Minggu (29/1), Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bangka Barat dibantu BNPB Babel dan warga setempat  membangun jembatan darurat dari kayu.

Kemudian kemarin, petugas BNPB Babel membangun jembatan di lokasi yang sama dengan sistem rangka baja.

 

Petugas BNPB berjibaku membangun jembatan darurat dari rangka baja di Desa Belo Laut Muntok menuju Pangkalpinang, Selasa (31/1/2017) dinihari.

 

Alhamdulillah mulai subuh tadi jembatan dengan system rangka baja sudah bisa dilalui kendaraan, sehingga jalan yang mulainya macet, saat sudah mulai sedikit lancar,” kata Heriyandi, warga Muntok, Selasa (31/1/2017).

Menurut Heriyandi, sebelum jembatan rangka baja dibangun, jembatan darurat dari kayu, hanya bisa dilalui oleh mobil kecil, karena jalan alternatif lainnya ruas jalannya rusak parah.

 

Mobil melintasi jembatan darurat yang terbuat dari kayu di jalan alternatif menuju Kota Pangkalpinang yakni di Desa Belo Laut Muntok menuju Pangkalpinang.

 

Meski demikian, kata Heriyandi, jalan alternatif ini jika dibandingkan dengan jalan nasional yang saat ini terputus, jarak tempuh lebih jauh.

Jarak tempuh normal dari Kota Muntok ke Kota Pangkalpinang maupun sebaliknya, biasanya bisa mencapai 2,5 jam.

 

Jembatan darurat dari rangka baja yang dibangun BNPB Provinsi Babel di jalan alternatif menuju Kota Pangkalpinang yakni di Desa Belo Laut Muntok menuju Pangkalpinang, Selasa (31/1/2017) pagi.

 

Saat ini jika melalui jalan alternatif memakan waktu 3,5 jam sampai  4 jam perjalanan. “Jalan alternatif ini pengemudi kendaraan harus memutar,  berbeda jika melalui jalan nasional yang hanya lurus saja,” katanya. (hyd)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts