Jalan Lahat-Pagaralam Tertimbun Longsor, Polres Berlakukan Sistem Buka-Tutup

Wga membersihan material longsor yang menutupi jalan

Lahat, Sumselupdate.com – Akhir-akhir ini Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan sering terdampak bencana alam, seperti banjir dan longsor.

Masih hangat pemberitaan mengenai banjir di Kecamatan Mulak dan Kikim Area, kali ini kembali terjadi bencana tanah longsor di Jalan Lintas Lahat-Pagaralam tepatnya di Desa Muara Siban, Kecamatan Pulau Pinang, Kabupaten Lahat.

Bacaan Lainnya

Bencana tanah longsor kali ini berasal dari tebing yang berada di sepanjang tepi jalan Lintas Lahat Pagaralam. Kejadian tersebut menimpa satu rumah warga dan terjadi sekitar pukul 01.30 WIB, Sabtu (25/1/2020) di mana tanah longsor menimbun bagian dapur salah satu rumah warga dan tumpah ke jalan sehingga membuat arus lalu lintas menjadi terhambat.

Menanggapi kejadian tersebut pihak dari Dinas Pol PP dan Damkar, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lahat, Dinas Pehubungan (Dishub) Kabupaten Lahat, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lahat langsung menurunkan personelnya dibantu masyarakat untuk melakukan pembersihan tanah jalan dan pengaturan lalu lintas agar Jalan Lintas Lahat-Pagaralam bisa kembali normal.

Kasat Lantas Polres Lahat, AKP Rio Artha Luwih, SH, SIK melalui KBO Satlantas Polres Lahat, Ipda Octalya Saka mengatakan, arus lalu lintas dari arah Pagaralam maupun dari Lahat diberlakukan buka tutup, karena sedang dilakukan pembersihan tanah jalan akibat longsor.

“Kami mengimbau pengendara untuk tetap berhati-hati karena jalan menjadi licin akibat tanah yang basah,” ungkapnya.

Tebing yang longsor dan menimpa dapur rumah milik salah satu warga.

Berpotensi Longsor Susulan

Saat dikonfirmasi Sumselupdate.com, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Kasat Pol PP Damkar), Fauzan Khoiri Denin, AP mengaku, setelah menerima informasi dari  Mirza, Kepala Dinas PU Bina Marga, pihaknya meminta bantuan dan langsung menurunkan personel Damkar guna menanggulangi bencana tanah longsor ini.

“Di lokasi seperti bisa kita lihat juga ada dari Satuan Lalu Lintas Polres Lahat, Dinas Perhubungan Kabupaten Lahat, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Lahat. Kemudian kami mengimbau bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi longsor tetap berhati-hati karena keadaan konstur tanah yang gembur masih memungkinkan longsor kembali terjadi,” ujarnya.

Warga Was-was dan Khawatir

Salah seorang pemilik rumah yang terdampak longsor, Eva Lili Susanti merupakan mantan anggota DPRD Kabupaten Lahat dan saat ini masih menjabat Ketua Partai PKPI Kabupaten Lahat.

Rumah Eva Lili Susanti hampir tertimbun, beruntung hanya bagian dapur yang jebol akibat dindingnya tidak mampu menahan tanah yang turun sampai ke bagian belakang rumahnya.

“Kejadian ini bukan yang pertama kali, sebelumnya juga pernah terjadi longsor, dan kami selalu menindaklanjuti sendiri dengan menyewa alat berat. Hari ini juga kami sudah menyewa alat berat untuk mengalihkan tanah ke arah belakang tebing, sehingga tidak menimpa rumah kami lagi,” imbuhnya.

Dirinnya berharap, Pemkab Lahat bisa membantu proses pencegahan terjadinya longsor kembali, karena ini akan membahayakan drinya dan masyarakat sekitar.

“Longsor masih berpotensi terjadi karena keadaan tanah di tebing jalan tersebur sudah gembur akibat hujan dan pergerakan tanah sebelumnya. Sehingga dibutuhkan pembanguman tanggul penahan tanah agar tidak menimpa rumah warga,” pungkasnya. (aji)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.