Muratara, Sumselupdate.com – Pejabat di Kabupaten Musirawas Utara (Muratara) resah menyusul makin kencangnya isu mutasi di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
Keresahan para pejabat ini terutama yang ada keberpihakan terhadap pesta demokrasi pemilihan bupati beberapa bulan lalu.
Menanggapi keresahan pejabat di lingkungan Pemkab Muratara, tokoh pemuda setempat, Padli berharap jika memang terjadi perombakan di SKPD, hendaknya mempertimbangkan aspek sosial kemasyarakatan dan sosial politiknya.
Di samping itu yang tak kalah penting, mutasi harus mempertimbangkan aspek kualitas, kapasitas, dan sesuai dengan regulasi supaya tidak inkonstitusional.
“Jangan sampai proses ini kembali memunculkan mobilisasi massa dan riak politik yang kurang baik. Sehingga terdengar dari masyarakat dan membuat terkotak-kotak,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Bupati Muratara Devi Suhartoni menegaskan usai pilkada tidak ada lagi kelompok A atau kelompok B.
Semuanya harus menyatu dalam perahu kepemimpinan Bupati Muratara HM Syarif Hidayat dan wakil Bupati Devi Suhartoni.
“Sebiduk Setongkang, Seulu Setujuan maksudnyo dalam satu kepemerintahan untuk satu tujuan yakni membangun Kabupaten Muratara Bangkit,” ujarnya. (ain)











