Israel Kembali Gempur Lebanon Selatan, Korban Tewas Tembus 4.243 Orang

Writer: - Sabtu, 27 Juni 2026
Ilustrasi. Serangan udara Israel ke sekitar kota Nabatieh, Lebanon selatan, 3 Juni 2026. (REUTERS/Stringer)

Beirut, Sumselupdate.com – Pasukan Israel kembali melanjutkan operasi darat dan serangan udara di wilayah Lebanon selatan pada Jumat (27/6/2026), di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan perbatasan.

Menurut laporan media Lebanon, pasukan Israel menggelar operasi penyisiran berskala besar di Kota Ain Arab, beberapa jam setelah membawa tujuh orang ke wilayah yang mereka kuasai.

Read More

Tujuh orang tersebut terdiri atas tiga warga Lebanon dan empat buruh tani asal Suriah, sebagaimana dilaporkan Kantor Berita Nasional Lebanon (National News Agency/NNA).

Dalam insiden terpisah, kendaraan militer dan buldoser Israel dilaporkan bergerak dari Kota Hadatha menuju pinggiran Haris di Distrik Bint Jbeil.

Sementara itu, sebuah drone Israel juga dilaporkan menyerang area terbuka di pinggiran Desa Qabrikha.

Di sisi lain, Sekretaris Jenderal Hizbullah, Naim Qassem, menegaskan bahwa Israel tidak memiliki pilihan selain menarik seluruh pasukannya dari wilayah Lebanon dan menghentikan seluruh serangan.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui saluran televisi Al-Manar yang berafiliasi dengan Hizbullah.

Sementara itu, berdasarkan data terbaru dari Pusat Operasi Darurat Kesehatan Masyarakat Lebanon, jumlah korban tewas akibat serangan Israel sejak 2 Maret telah mencapai 4.243 orang.

Selain itu, sebanyak 12.186 orang lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat konflik yang masih berlangsung.

Situasi keamanan di Lebanon selatan hingga kini masih sangat tegang, sementara eskalasi konflik terus memicu kekhawatiran akan meluasnya dampak kemanusiaan di kawasan tersebut.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts