Muaraenim, Sumselupdate.com – Banyaknya infrastuktur Jalan Lintas Sumatera Muaraenim-Prabumulih yang rusak dan longsor akibat angkutan batubara mendapat reaksi keras dari anggota DPR-RI, Irma Suryani.
Saat dikonfirmasi Sumselupdate.com melalui pesan singkat WhatsApp, Sabtu (18/3/2017), Irma mengatakan, bahwa pemerintah daerah tidak tegas dalam memelihara jalan negara sehingga mengabaikan hak rakyat atas fasilitas negara. “Jalan negara untuk rakyat, bukan untuk para pengusaha batubara!,” tegasnya.
Menurut Irma, kebijakan pemerintah daerah untuk mengizinkan angkutan batubara salah, karena tipe jalan tidak sesuai dengan tonase angkutan batubara. “Yang ada baru satu tahun dibangun, jalan sudah rusak parah,” imbuhnya.
Seharusnya, lanjut Irma, angkutan batubara memiliki jalan khusus, agar tidak merugikan negara. “Karena angkutan batubara tersebut hanya menguntungkan pengusaha dan tidak ada nilai tambah bagi kesejahteraan penduduk,” ungkap Irma.
Diungkapkan oleh politisi partai NasDem ini, bupati dan walikota seharusnya juga melaporkan kondisi jalan rusak tersebut kepada Gubernur, sehingga dapat diteruskan ke Kementerian PU.
“Seperti kondisi jalan negara Prabumulih-Baturaja, yang harus memberi perhatian adalah provinsi dengan menginformasikan pada pusat. Kemudian jalan Martapura-Belitang yang juga rusak parah, demikian juga jalan OKU Timur ke OKU Selatan, hal ini sudah saya ingatkan kepada Bupatinya,” papar anggota Komisi IX DPR-RI ini.
Lebih jauh, Irma mengharapkan Gubernur Sumatera Selatan agar tidak cuma mempercantik Kota Palembang saja, akan tetapi memperhatikan kabupaten kota di seluruh Sumsel yang jalan provinsinya banyak yang babak belur.
“Saya mengapresiasi pembangunan Kota Palembang yang luar biasa, tapi hendaknya jangan dilupakan pembangunan jalan-jalan di kabupaten kota,” pungkasnya. (azw)











