Infantino Terpilih sebagai Presiden FIFA

Sabtu, 27 Februari 2016
Presiden Baru FIFA, Gianni Infantino

Swiss, Sumselupdate.com – Pemilihan Presiden FIFA sudah selesai. Sekretaris Jendral UEFA, Gianni Infantino, terpilih sebagai presiden baru FIFA menggantikan Sepp Blatter. Dia akan menjabat Presiden FIFA hingga 2019 mendatang.

Infantino berhasil mengungguli tiga pesaingnya, yakni Prince Ali Bin Al Hussein, Sheikh Salman Bin Ebrahim Al-Khalifa, serta Jerome Champagne.

Read More

Tercatat, sebanyak 207 voters terlibat dalam proses pemilihan ini, kecuali Indonesia dan Kuwait yang sedang disanksi. Proses pemungutan suara sempat digelar sebanyak dua kali.

Seperti dilansir situs resmi FIFA, pada pemungutan suara pertama, tak ada calon yang berhasil memenangkan 2/3 suara. Infantino dan Sheikh Salman menjadi kandidat dengan suara terbanyak ketika itu. Mereka hanya berselisih tiga suara, Infantino mendapatkan 88 suara dan Sheikh Salman 85.

Sesuai aturan, pemungutan suara ulang pun harus dilakukan. Hasilnya, Infantino berhasil meraih 115 suara, Sheikh Salman 88 suara, Jerome Champagne 0 suara, dan Prince Ali 4 suara.

Setelah resmi terpilih menjadi Presiden FIFA, Infantino langsung mewacanakan beberapa program untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas Federasi Sepakbola Internasional. Dia berjanji membersihkan organisasi ini dari skandal korupsi.

“Saya akan bekerja tanpa lelah untuk membawa sepakbola kembali ke FIFA dan FIFA kembali ke sepakbola, ini adalah apa yang harus kita lakukan,” ungkap Infantino yang dikutip oleh Sportskeeda.

Infantino juga akan mengembalikan kepercayaan sponsor. “Sebuah era baru telah dimulai FIFA saat ini. Aku akan mendekati mitra komersial, para sponsor di mana FIFA perlu mendapatkan kembali kepercayaan mereka. Jika kita bisa mencapai hal ini dengan cara kami bekerja, aliran pendapatan akan meningkat dan kami tidak akan perlu khawatir di FIFA.,” tambah pria asal Italia itu.

Di masa depan, Infantino pun berharap di bawah kepemimpinannya, FIFA tidak akan terlibat dalam persoalan politik dan sengketa kepentingan yang bisa kembali menjatuhkan wibawa organisasi tersebut. (shn)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts