Indonesia Wajib Waspada! 28 Negara Antre Menjadi Pasien Hutang IMF

Rabu, 12 Oktober 2022
Presiden Jokowi Terbang ke Ukraina dan Rusia, Minta Zelenskyy dan Putin Dialog Damai Hentikan Perang Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten. dok

Jakarta, Sumseludpate.com – Sedikitnya 28 negara diketahui tengah mangantre untuk menjadi pasien Dana Moneter Internasional (IMF). Hal ini diungkapkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Menurutnya, hal ini disebabkan kondisi ekonomi negara yang tidak stabil.

“Saya dapat informasi dari hasil pertemuan di Washington D.C, 28 negara telah antre di markasnya IMF, sebagai pasien,” ungkap Jokowi dalam pidatonya di Investor Daily Summit 2022 pada Jakarta, Selasa (11/10/2022) seperti dikutip dari suara.com jaringan nasional sumseludpate.com.

Read More

Jokowi juga mengatakan situasi dan kondisi ekonomi dunia saat ini dipenuhi dengan ketidakpastian. Tidak hanya itu, pertikaian geopolitik dan perubahan iklim juga menciptakan banyak negara menjadi terancam apabila tidak berhati-hati.

“Ini yang sekali lagi kita tetap wajib menjaga optimisme, dan yang lebih penting adalah hati-hati dan waspada,” kata mantan Walikota Solo ini.

Jokowi menyebutkan, prediksi pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun 2023 juga telah direvisi berdasarkan sebelumnya 3%, sekarang hanya 2,2 % secara year on year.

Berbagai bank sentral negara lain juga telah meningkatkan suku bunga acuan untuk menarik investor. Meski demikian, tak semuanya berhasil menggunakan suku bunga menjadi alat untuk keluar dari badai krisis dan inflasi yang tinggi.

“Dengan situasi yang ada sekarang ini, negara mana pun bisa terlempar dengan cepat keluar jalur dengan sangat mudahnya jika tidak hati-hati dan tidak waspada,” ujar Presiden Jokowi. (adm3/sur)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts