Pangkalpinang, sumselupdate.com – Organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan mendeklarasikan diri untuk menunjukkan sikap kesiapannya bahwa IMM Bangka Belitung anti money politic dan politisasi SARA. Hal ini ditunjukkan untuk kepentingan pemilihan umum 2019 berjalan dengan damai dan sejuk, sehingga kedaulatan dan martabat demokrasi tetap terjaga.
Pernyataan ini di sampaikan langsung oleh Ari Juliansyah, SE, selaku Ketua Umum DPD IMM Bangka Belitung. Dengan karakternya yang menggebu-gebu ia sampaikan beberapa poin penting, yakni kesiapan IMM untuk menjadi pelopor pendidikan dan pencerdasan politik kepada masyarakat khususnya generasi Milenial.
Selain itu ia juga berharap agar tindakan politik uang dapat dicegah sejak dini dan isu SARA yang paling sexy dimainkan untuk dapat diminimalisir. Sebab itu mengganggu stabilitas politik Nasional dan Daerah, tentu berimplikasi pada pembangunan.
Deklarasi ini dilakukan pada momentum sakral organisasi yang dijuluki sebagai pasukan Merah Maroon, yakni pada penutupan kegiatan Darul Arqom Dasar (DAD) yang diadakan di SMA Muhammadiyah dan Gedung BABEL 1 STKIP MBB. Sebelumnya, kegiatan pengaderan tersebut juga sudah berlangsung sejak tanggal 9 November 2018 sampai 11 November 2018.
“Pernyataan sikap ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional dan membuktikan bahwa IMM Babel mempunyai kesadaran hukum dan kepedulian sosial yang bisa dibuktikan dengan tindakan,” ujar Suhargo selaku ketua pelaksana DAD.
Deklarasi “Anti Money Politic dan Politisasi SARA menuju Pemilu Damai Tahun 2019″ ini dihadiri dan ditanggapi langsung oleh Komisioner KPU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Deni, SP, dan Komisioner BAWASLU Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jafri Habib, SPd I.
Dalam tanggapannya, KPU Bangka Belitung yang diwakili oleh Deni, SP, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada IMM, “Inisiasi gerakan IMM pada hari ini patut kita apresiasi, sebab IMM mampu menjadi pelopor gerakan pencerdasan politik kepada masyarakat. Saya sangat bangga dapat mengenal kader-kader IMM dan menjadi bagian darinya,” pungkasnya di awal sambutan.
Hal senada juga di sampaikan oleh Jafri Habib, SPd I, dari pihak Bawaslu Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. “Apa yang dilakukan oleh IMM Babel patut diacungi jempol, sebab baru IMM-lah OKP pertama yang mendeklarasikan diri dalam mendukung jalannya penyelenggaraan pemilu 2019 sebagai tindak lanjut program Bawaslu pada aksi damai beberapa hari lalu di Alun-alun Taman Merdeka dan penandatanganan Nota Kesepahaman tentang sinergisitas kita dengan Ormas dan OKP yang ada,” ucapnya gembira.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Drs H Kamaruddin AK, MH, menyampaikan amanat dan sikap optimis bahwa ortom-ortom Muhammadiyah di Bangka Belitung siap mengawal perjalanan bangsa.
“Ini baru permulaan saja kita menunjukkan siapa kita yang sebenarnya, Muhammadiyah selalu hadir untuk menyejukkan dan menjawab setiap persoalan Bangsa,” pungkasnya di sela-sela sambutan PWM yang sekaligus menutup kegiatan DAD IMM yang ke-3 tahun 2018.
Kegiatan diakhiri dengan penandatangan pernyataan sikap oleh Ari Juliansyah, SE selaku Ketua Umum DPD IMM Babel bersama dengan Perwakilan KPU dan Bawaslu Provinsi kep. Bangka Belitung yang ikut hadir. Serta disaksikan langsung oleh kader dan para calon kader IMM yang telah selesai dibaiat dan resmi bergelar IMMawan dan IMMawati. (JIP)











