Pagaralam, Sumselupdate.com – Diki Apriansah (29) kakak Doni Hermansah pelaku utama pembunuhan Perzen Saputra (23) di Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan, diringkus petugas.
Diki Apriansah diciduk petugas lantaran ikut melakukan pengeroyokan dan sempat menyembunyikan dan membuang beberapa barang bukti.
Kapolres Pagaralam AKBP Erwin Irawan, SIk melalui Kapolsek Pagaralam Utara Iptu Ramsi, SH didampingi Kasi Humas Iptu Mastoni, SH, Sabtu (16/12/2023) mengatakan, tersangka diringkus pada hari ini sekitar pukul 01.30 WIB.
Tersangka disergap petugas di tempat persembunyiannya di rumah kerabat di Desa Lawang Agung Baru, Kecamatan Muara Payang, Kabupaten Lahat.
Iptu Ramsi, SH mengatakan, dari pengakuan tersangka hanya memukul korban beberapa kali dan menyaksikan pembunuhan oleh sang adik.
Baca Juga: Ternyata Motor Perzen Sempat Mogok, Pelaku Tusuk Korban
“Awalnya dia mengetahui bahwa sang adik ingin berkelahi. Saat itu juga pelaku mencari korban dan melakukan penganiayaan terhadap korban Perzen Saputra,” ujar Iptu Ramsi, SH.
Selain itu, lanjut Ramsi, tersangka juga sempat membuang barang bukti jenis pisau di Sungai Ayek Betung.
Diketahui sebelumnya, Perzen Saputra, pemuda asal Nendagung RT003, RW 002, Kelurahan Nendagung, Kecamatan Pagaralam Selatan tewas bersimbah darah di belakang SMA Negeri 1 Pagaralam, Kamis (14/12/2023) malam.
Baca Juga: Breaking News: Cekcok Mulut, Pemuda di Pagaralam Tewas Ditusuk Teman
Data dihimpun korban ternyata sempat kabur, tapi sepeda motor yang dikendarainya sempat mogok sehingga pelaku Doni Hermansyah (23) berhasil mengejar dan menusuk korban.
Kejadian berdarah ini berawal dari pertemuan korban dengan pelaku Doni, warga Lingkungan IV RT 007, RW 004, Kelurahan Kuta Raya, Kecamatan Kayu Agung pada Kamis (14/12/2023) pukul 20.00 WIB. Korban bertemu pelaku di lapangan Merdeka Kota pagaralam.
Setelah itu korban ingin pulang dan bertemu kembali dengan pelaku di belakang kantor perpustakaan Kota Pagaralam.
Korban menemui pelaku setelah itu terjadi cekcok mulut antara korban dan pelaku kemudian korban pergi bersama saksi Meji, dan sekitar pukul 21.00 WIB korban bertemu kembali dangan pelaku.
Baca Juga: Polisi Reka Ulang Kasus Pembunuhan Wanita Tanpa Busana di Empat Lawang
“Korban dikejar pelaku, setelah tiba di belakang SMA Negeri 1 Kota Pagaralam motor korban mogok, setelah itu pelaku langsung melakukan penusukan pada korban sebanyak dua kali tusukan tepatnya di bagian ulu hati dan di bagian rusuk sebelah kiri, sehingga menyebabkan korban meninggal dunia,” ungkap Kapolres Pagaralam AKBP Erwin Irawan, SIk, Jumat (15/12/2023).
Setelah mendapatkan pelaporan, polisi langsung melakukan pengejaran kepada pelaku. Pelaku Doni Hermansyah (23) ditangkap tim Satreskrim Polsek Pagaralam Utara empat jam setelah peristiwa berdarah itu pada Kamis (14/12/2022) malam. Doni berhasil ditangkap di rumah salah satu kerabat pelaku. (**)











