PALI, Sumselupdate.com – Dikabarkan hilang sejak kemarin malam (14/3), Ir, warga Desa Air Itam, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI ditemukan mengapung tak bernyawa di Sungai Terusan Toman, perbatasan antara Desa Tempirai dan Desa Air Itam, Rabu (15/3/2017) sekitar pukul 17.30.
Ir ditemukan warga Desa Tempirai tak jauh dari motornya yang tergeletak di semak-semak dekat pinggiran sungai yang merupakan perbatasan Desa Air Itam Kecamatan Penukal dan Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, Ir merupakan salah satu pekerja di perusahaan minyak dan gas (Migas) yang beroperasi di wilayah desa tersebut dan semalam Ir sedang berada di Desa Tempirai untuk menemui mertuanya.
Namun, hingga siang hari ini (15/3), Ir tidak kunjung pulang. Karena khawatir, keluarga Ir mulai melakukan pencarian. Benar saja, pihak keluarga menemukan sepeda motor yang dikendarai Ir di semak-semak di pinggir jalan tersebut.
Harmoko, warga Desa Tempirai menuturkan, bahwa jenazah Ir ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB. Sebelumnya, Harmoko mengatakan ditemukan terlebih dahulu motor korban yang berada di semak-semak.
“Informasi yang aku dengar, korban terkena sabetan benda tajam di kepalanya. Semalam, setahu aku korban sedang berada di Tempirai, desa mertuanya. Umurnya masih muda, sekitar 25 tahun,” tutur Harmoko.
Sementara itu, Kepala Desa Air Itam Timur, Fery membenarkan jika Ir merupakan warganya yang hilang sejak kemarin malam.
“Sejak tadi malam Ir menghilang dan ditemukan warga yang sengaja mencarinya, setelah menemukan motornya di dalam semak-semak,” terang Ferry saat dihubungi.
Setelah menemukan jenazah Ir, ia melanjutkan, warga langsung menghubungi pihak kepolisian. “Saat ini jenazah sudah dievakuasi polisi,” tuturnya.
Kapolsek Penukal Abab AKP Denny NS membenarkan penemuan sesosok mayat di Desa Air Itam. Ir diduga merupakan korban pembunuhan. Karena, dari badannya ditemukan lima luka bacok.
“Awalnya ditemukan motor korban di pinggir Sungai. Kemudian didapati Ir yang sudah tewas mengapung di Sungai. Posisi korban saat ini sedang dilakukan visum di Puskesmas setempat,” tandasnya. (adj)











