Muaraenim, Sumselupdate.com – Akibat defisit keuangan daerah, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Muaraenim terpaksa memangkas hampir setengah dari jumlah kuota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) tahun 2017.
Hal ini disampaikan Sekretaris Dispora Muaraenim, Aidi, di sela kegiatan seleksi anggota Paskibra Muaraenim tahun 2017, di Gedung Olahraga Pancasila, Rabu (15/3/2017).
Menurutnya, pengurangan jumlah tersebut hampir 50 persen atau hanya 25 anggota dari 45 anggota di tahun lalu.
“Kuota seleksi berkurang, dampak keterbatasan anggaran, hanya 25 siswa yang dijaring kabupaten, sementara untuk kuota tingkat provinsi tetap enam siswa, jadi total 31 siswa,” imbuhnya.
Menurut Aidi, dengan pengurangan kuota tersebut, maka anggota Paskibra pada upacara HUT Kemerdekaan RI ke-72 pada 17 Agustus 2017 nanti akan bertugas dua kali, yakni pada upacara kenaikan bendera dan penurunan bendera.
“Kalau dulu kenaikan dan penurunan dibagi dua tim, sekarang diefesienkan jadi satu tim saja,” ujarnya.
Meski demikian, Aidi, meminta para siswa yang mengikuti seleksi tersebut tetap bersemangat. Dia berharap, siswa tak terpengaruh kuota yang berkurang sehingga dapat lebih bersungguh-sungguh mengikuti seleksi.
“Pengurangan kuota diharap juga menambah motivasi siswa menjadi anggota paskibra,” harapnya.
Kegiatan yang dibuka oleh Staf Ahli Pengembangan SDM, Panca Surya Diharta itu diikuti oleh 75 siswa selama 4 hari. Kepada para siswa yang mengikuti seleksi, dirinya mengimbau agar menjauhi narkoba dan miras.
“Mari berbuat dan berkaya positif, jadilah yang terbaik dari yang terbaik. Bentengi diri dengan iman dan taqwa menuju Muaraenim yang Sehat, Mandiri, Agamis, dan Sejahtera (SMAS), jadilah terbaik dari yang terbaik,” tegasnya. (azw)











