PALI, Sumselupdate.com – Masih adanya hewan ternak berkaki empat yang berkeliaran di tengah pemukiman penduduk, diwilayah Bumi Serepat Serasan sangat mengganggu keindahan dan kebersihan suatu lingkungan. Terlebih lagi, hewan-hewan yang sengaja diliarkan tersebut berada dipusat kota kabupaten.
Ini tentu sangat dikeluhkan warga, dan pemerintah melalui instansi terkait dituntut harus menunjukkan sikap tegas untuk menertibkan hewan ternak berkaki empat ini. Seperti yang terpantau oleh media ini, di simpang Lima Pendopo Kabupaten PALI hewan ternak berkaki empat yang berlalu-lalang ini menjandi keluhan warga, karena seolah instansi terkait hanya tutup mata dengan keadaan ini.
“Sudah sering sekali sapi-sapi ini berkeliaran di tengah jalan raya pak, terkadang ada kendaraan maulewat sapi-sapi ini tidak mau minggir. Tidak tahu siapa pemilik sapi ini, hampir setiap hari hewan ini berkeliaran dipusat kota,” ujar Randi (25) salahsatu pedagang di wilayah tersebut, pada Rabu (7/2/2018)
Terlebih, dirinya menilai pihak instansi yang seharusnya bertindak tegas, seakan tutup mata, sedangkan wilayah tersebut merupakan pusat kota kabupaten. “Seharusnya dinas terkait bertindak, atau membawa sapi-sapi tersebut kekantor, biar pemiliknya tahu. Kitakan sebagai masyarakat sangat terganggu,” pungkasnya.
Sama halnya diungkapkan oleh Aris, salahsatu pengendara yang sering melintas diwilayah itu sangat merasa terganggu dengan adanya lalu-lalang hewan berkaki empat tersebut.
“Kitakan sekarang sudah menjadi kabupaten, dan simpang lima sebagai pusat kota, seharusnya jangan seperti didesa-desa tertinggal yang masih meliarkan hewan ternaknya,” ujar pria yang tinggal di kelurahan Talang ubi Timut ini.
Sementara, kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-pp) kabupaten PALI, saat di hubungi via telpon, nomarnya sedang tidak aktif, lalu saat disambangi dikantornya di KM 10 kelurahan Handayani Mulia, menurut anggota satuan tersebut Kasat Pol-pp sedang tidak ditempat. “Bapak lagi DL (Dinas Luar-red), sudah dari kemarin,” singkatnya. (adj)











