Hati-hati! Jalan Lintas-Sekayu Betung Terjadi Longsor

Petugas kepolisian memasang traffic block dan garis pengaman menyusul Jalan Lintas-Sekayu Betung tepatnya di Dusun Lumba Jaya, Desa Bailangu, Kecamatan Sekayu terjadi longsor.

Sekayu, Sumselupdate.com -Jalan Lintas-Sekayu Betung tepatnya di Dusun Lumba Jaya, Desa Bailangu, Kecamatan Sekayu terjadi longsor.

Informasi dihimpun, longsor tersebut terjadi karena tanah pada bagian bawah sudah mulai terkikis pasca-banjir besar beberapa waktu lalu.

Bacaan Lainnya

Longsor sepanjang lima meter tersebut merusak sebagian jalan. Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun kondisi jalan tersebut sangat rawan untuk dilintasi, sehingga dibuka hanya satu jalur.

Sebagian Jalan Lintas-Sekayu Betung tepatnya di Dusun Lumba Jaya, Desa Bailangu, Kecamatan Sekayu terjadi longsor.
Sebagian Jalan Lintas-Sekayu Betung tepatnya di Dusun Lumba Jaya, Desa Bailangu, Kecamatan Sekayu terjadi longsor.

“Kejadiannya pada hari Minggu.  Tanahnya tiba-tiba longsor begitu saja. Untung pada saat kejadian tidak ada kendaraan yang melintas, kalau melintas bisa-bisa terjadi hal-hal tidak diinginkan,” kata Rudi, warga Bailangu, Senin (18/7).

Dijelaskannya, kondisi Jalinteng di Desa Lumba Jaya memang sangat rawan akan tanah longsor. Karena pada jalan tersebut tidak ada besi pengaman,

“Kalau didiamkan terus begini bisa-bisa terjadi tanah longsor susulan, karena tidak ada besi penahan agar tanah tersebut tidak abrasi. Pemerintah juga harus mengambil langkah cepat, jangan setelah adanya korban jiwa baru mau bergerak,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Muba H Pathi Riduan menambahkan, pasca-kejadian tersebut pihaknya sudah mengambil langkah cepat dengan menutup satu jalur jalan.

“Kita juga sudah memasang traffic block dan garis pengaman di lokasi kejadian,” ungkap Pathi.

Saat ini pihaknya berkoordinasi dengan dinas intansi yang menaungi jalan tersebut. Hal tersebut dilakukan untuk mengambil tindakan darurat, sebelum tanah kembali longsor.

“Langkah selanjutnya yakni dengan melakukan koordinasi dengan intansi terkait yakni PU Bina Marga (BM) dan PU Cipta Karya (CK). Agar  kita dapat menentukan langkah untuk menanggulangi permasalahan tersebut,” jelasnya. (est)

 

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.