Hasil Uji Emisi, Kendaraan Dinas di Banyuasin dalam Batas yang Aman

Penulis: - Sabtu, 8 Juni 2024
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuasin melaksanakan kegiatan uji emisi pada seluruh kendaraan dinas roda empat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin.

Banyuasin, Sumselupdate.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuasin melaksanakan kegiatan uji emisi pada seluruh kendaraan dinas roda empat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin.

Hasil dari uji emisi tersebut menunjukkan bahwa semua kendaraan operasional pemerintah masih berada dalam baku mutu yang ditetapkan.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyuasin, Dr Zazili Mustopa, SE, MSi menyatakan nilai emisi kendaraan tersebut masih di bawah batas yang diperbolehkan, sehingga kendaraan tersebut dinyatakan layak untuk dioperasikan.

“Hasil uji emisi sesi pertama menunjukkan bahwa kendaraan operasional, termasuk yang digunakan oleh beberapa kepala dinas, berada dalam kondisi aman di bawah standar baku emisi,” ujar Zazili pada Jumat (7/6/2024).

Zazili juga menambahkan bahwa tujuan dari rangkaian kegiatan ini adalah untuk menciptakan lingkungan masyarakat yang bersih, nyaman, dan sehat.

“Kami berharap seluruh masyarakat dapat bersama-sama mensukseskan acara peningkatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia pada tahun 2024,” tambahnya.

Di saat yang sama, Kepala Bidang Pengendalian dan Pencemaran Lingkungan, Abas Kurip menjelaskan batas nilai emisi berbeda-beda tergantung pada umur kendaraan dan jenis bahan bakar yang digunakan.

“Misalnya, kendaraan yang diproduksi tahun 2014 tentu memiliki batas nilai emisi yang berbeda dengan kendaraan tahun 2016. Begitu pula dengan kendaraan bermesin diesel dan bensin,” jelas Abas.

Abas menambahkan bahwa hasil uji emisi dapat dilihat secara detail di laboratorium. Namun, dari hasil pengujian yang telah dilakukan, semua kendaraan dinyatakan layak pakai dan layak operasional.

“Yang berbahaya adalah jika nilai emisi kendaraan melebihi ketentuan. Misalnya, untuk kendaraan tahun 2012 seharusnya nilai emisinya di bawah 50, jika melebihi itu, misalnya 60 atau 70, maka kendaraan tersebut dianggap tidak layak,” terangnya.

DLH Banyuasin terus melakukan pemantauan kualitas udara dan melaporkannya setiap tiga bulan kepada pemerintah.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa kualitas udara tetap terjaga demi kesehatan dan kenyamanan masyarakat Banyuasin.

“Jadi, hasil uji emisi kita hari ini terhadap kendaraan operasional pemerintah Kabupaten Banyuasin semuanya masih dalam baku mutu, artinya masih di bawah nilai emisi yang ditetapkan sehingga kendaraan itu layak dioperasikan,” tutup Zazili. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.