Baturaja, Sumselupdate.com – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten OKU menyebutkan tidak ada pengaruh penurunan harga jual bawang merah di OKU, akibat anjloknya harga bawang merah di daerah Brebes, Jawa Tengah yang merupakan daerah penghasil bawang merah saat ini.
Kepala Disperindag OKU Dharmawan Irianto mengatakan, dari pantauan harga kebutuhan bahan pokok, termasuk bawang merah belum ditemukan penurunan harga.
“Tidak ada pengaruh, kalau 84 (Brebes), mungkin disana stok atau panen bawang merah di tingkat petani melimpah karena pusat penghasil bawang merah. Jadi harganya turun. Sementara di OKU petani masih terbatas, sehingga tidak mempengaruhi harga,” katanya.
Dikatakannya, untuk pemenuhan konsumen di OKU sebagian besar bawang merah saat ini masih didatangkan dari luar daerah. Termasuk dari Brebes. Sementara sisanya dicukupi dari petani di OKU yang sudah menanam atau membudidayakan bawang merah. “Kalau jumlah hasil panen bawang merah yang ada di OKU saya kurang paham, itu kewenangan dinas pertanian,” sebutnya.
Ditambahkannya, pihaknya sendiri sangat mendukung dan mensuport digalakkan nya pertanian bawang merah di OKU guna mencukupi stok kebutuhan bawang merah di OKU maupun bahkan untuk menyuplai keluar daerah, seperti yang pernah disampaikan bupati OKU beberapa waktu lalu.
“Sangat kita dukung, kalau banyak stok bawang merah tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan lokal OKU tentu bisa kita lempar keluar daerah terutama daerah atau kabupaten yang dekat dengan OKU,” tutupnya.
Terpisah, dari pengakuan pedagang bawang merah di Pasar Baru, harga bawang merah kualitas bagus/sedang dijual Rp18 ribu/kilogram. Harga tersebut menurut pedagang cukup stabil.
“Kalau lagi mahal bisa Rp35 ribu-40 ribu/kilogram,” ujar Bik Sindi (45), pedagang bawang merah di Pasar Baru.
Dirinya mengakui jika harga jual bawang merah di daerah Brebes saat ini cukup murah yakni untuk kualitas bawang merah super hanya dijual Rp8 ribu- Rp10 ribu di pasaran. “Kalau disini tidak ada pengaruh, harganya masih standar tidak mahal tidak murah,” pungkasnya. (wid)











