Guru SMK Negeri Sumsel Tingkatkan Kompetensi Kepenulisan

Writer: - Selasa, 4 Februari 2025
In House Training dengan tema "Peningkatan Kompetensi Guru untuk Pembelajaran Berorientasi Peserta Didik Melalui Pelatihan" yang berlangsung di Aula SMK Negeri Sumatera Selatan, Jalan Basuki Rahmat Palembang, pada Selasa (4/2/2025). (Sumselupdate.com/Solehun)

Palembang, Sumselupdate.com – Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, para guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri Sumatera Selatan mengikuti pelatihan kepenulisan.

Kepala SMK Negeri Sumatera Selatan, Drs. H. Zulkarnain, MT., menyebut kompetensi guru dalam menulis sangat penting dalam menunjang mutu pendidikan.

Read More

“Kompetensi menulis ini penting mengingat guru harus mampu menuangkan gagasannya dalam bentuk tulisan untuk mendukung pembelajaran yang berkualitas. Selain itu, kompetensi ini menjadi sebuah keharusan di tengah harapan akan suksesnya gerakan literasi sekolah”, ujar Zulkarnain saat membuka acara In House Training dengan tema “Peningkatan Kompetensi Guru untuk Pembelajaran Berorientasi Peserta Didik Melalui Pelatihan” yang berlangsung di Aula SMK Negeri Sumatera Selatan, Jalan Basuki Rahmat Palembang, pada Selasa (4/2/2025).

Kegiatan yang diikuti oleh seluruh guru beserta wakil kepala sekolah ini menghadirkan Pemimpin Umum Sumselupdate.com yang juga penulis buku, Solehun, M.Pd. sebagai pembicara.

Di awal penyampaian materinya, Solehun mengingatkan pentingnya kemampuan literasi siswa dalam menghadapi tantangan abad 21.

Pemimpin Umum Sumselupdate.com yang juga penulis buku, Solehun, M.Pd. sebagai pembicara. (Sumselupdate.com/Solehun)

“Hari ini dan beberapa tahun ke depan skill komunikasi sangat dibutuhkan dunia kerja. Lulusan mesti dibekali skill ini yang salah satunya dengan cara meningkatkan kemampuan literasi siswa”, sebut Solehun.

Baca juga : Universitas PGRI Palembang Gelar Pelatihan Menulis Tesis

Menurutnya, guru sebagai ujung tombak pembelajaran harus terlebih dahulu membekali dirinya dengan kompetensi literasi. Kompetensi itu di antaranya berupa keterampilan menulis.

“Guru itu bukan saja motivator tetapi juga teladan dalam literasi. Ketika guru bisa menjadi contoh dalam kegiatan baca tulis, maka siswanya pun akan mencontoh. Dengan demikian iklim literasi di sekolah pun akan semakin baik”, imbuhnya.

Dia kemudian memotivasi guru untuk berani menulis, sekaligus memberi kiat bagaimana mengatasi hambatan dalam menulis.

Baca juga : Dosen FKIP Universitas PGRI Palembang Beri Pelatihan Menulis Artikel Ilmiah di SMAN 1 Muara Belida

“Menulis itu bukan tergantung pada bakat atau teori kepenulisan. Tapi sangat bergantung pada sejauhmana kita mau berlatih dan keberanian kita untuk segera memulai menulis”, jelas pria yang telah menerbitkan sekitar sepuluh buku ini.

Terkait teknik penulisan buku, Solehun pun membimbing peserta pelatihan dengan metode yang singkat dan praktis. Hal itu lalu diikuti dengan praktek langsung oleh peserta pelatihan.

Peserta pun diarahkan mulai dari bagaimana memilih topik, membuat kerangka tulisan (outline), research data, mengembangkan tulisan, review, hingga penerbitan buku.

Selama pelatihan berlangsung, peserta terlihat begitu antusias. Mereka rata-rata mengaku sangat beruntung bisa mengikuti kegiatan ini.

“Pelatihan ini sangat menginspirasi. Ternyata menulis itu banyak manfaatnya dan di sini kami diajari secara runtut bagaimana menulis buku. Setelah pelatihan ini, kami pun kian termotivasi untuk menulis”, ujar Bambang Yudi Sari, SH., salah satu peserta. (shn)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts