Muaraenim, Sumselupdate.com – Sebanyak 52 guru SMP se-Kabupaten Muaraenim mengikuti sosialisasi tentang Bahaya Narkoba di Muaraenim.
Kegiatan tersebut diadakan oleh Diknas Kabupaten Muaraenim yang berkerjasama dengan BNNK Kabupaten Muaraenim, di Muaraenim, Jumat (19/10/2018).
Menurut Kasi Rehabilitasi BNNK Muaraenim Sugeng Riyadi SKM di dampingi Staf P2M Widya A dan Dwi Ratna Anggraini, kegiatan penyuluhan narkoba kali ini, memang khusus diikuti guru SMP se-Kabupaten Muaraenim.
Para guru di beri pengetahuan tentang narkoba, bahaya penggunaan narkoba, pencegahan narkoba dan tentang rehabilitasi.
Selain itu juga, pihaknya menghimbau kepada guru untuk melapor ke BNNK Muaraenim apabila ada murid atau keluarganya yang terlanjur menggunakan Narkoba atau Zat Adiktif lainya, sehingga dapat dilakukan tindak pemulihan atau rehabilitasi apabila itu pengguna atau pemakai narkoba.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaraenim yang diwakilli oleh Kabid Bidang SMP Bapak Rizal Alpian S.Pd didampingi Kasi Bidang SMP Marsif Agustam S.Pd, kegiatan Sosialisasi P4GN ini sengaja diadakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muaraenim yang berkerjasama dengan BNNK Muaraenim, dengan sasaran para guru yang menjabat Wakil Kepala Sekolah urusan Kesiswaan dan Pembina OSIS.
Sebelumnya, pihaknya juga sudah melakukan hal yang sama dengan sasaran siswanya dengan tujuan setelah mengikuti penyuluhan ini, para siswa bisa menjadi duta narkoba sekolah masing-masing.
Dari hasil kegiatan ini, kedepannya para guru dapat mensosialisasikan atau memberi pengetahuan disekolah dan kepada murid-muridnya tentang bahaya dan dampak dari penggunaan narkoba sehingga pengguna narkoba dikalangan siswa/i bisa berkurang.
“Untuk guru merupakan angkatan pertama, sedangkan untuk siswa sudah dua angkatan dengan jumlah siswa
104 orang,” ujarnya.
Untuk para guru yang telah mengikuti penyuluhan ini, lanjut Rizal, akan bisa memahami akan tugas dan kewajibannya sebagai guru sehingga kedepan jika mengetahui ada siswa atau keluarganya yang terlanjur menggunakan Narkoba atau Zat Adiktif lainya, untuk dapat melaporkan ke BNNK Muaraenim supaya bisa dilakukan tindak pemulihan atau rehabilitasi apabila itu pengguna atau pemakai narkoba.
Dan diminta kepada para guru yang ikut kegiatan ini supaya disetiap upacara atau kegiatan disekolah selalu diberikan himbauan kepada seluruh siswa/i dan para guru-guru tentang bahaya Narkoba.
Supaya kegiatan ini berkelanjutan, sambung Rizal, pihaknya meminta kepada BNNK Muaraenim untuk melakukan Sosialisasi P4GN ke tingakt SD dan SMA serta Perguruan Tinggi.
Bahkan kedepannya bisa diprogramkan giat Tes Urine disetiap sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Muaraenim guna mendukung Program BNN tentang P4GN sehingga dapat meminimalisir dan menekan Peredaran dan Penyalahgunaan Narkoba dilingkungan Sekolah.(azw)











