Guru Besar dan Dokter yang Tercatat Pasien Positif Corona ke-37 di Sumsel Meninggal Dunia

Kamis, 16 April 2020

Palembang, Sumselupdate.com – Seorang dokter sekaligus guru besar salah satu perguruan tinggi di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), meninggal dunia.

Almarhum tercatat sebagai pasien ke-37 positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19 di Sumsel.

Bacaan Lainnya

“Untuk kasus 37 asal Palembang dengan usia 77 tahun merupakan pensiunan medis,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di Sumsel Prof Dr dr Yuwono, M Biomed saat dikonfirmasi, Kamis (16/4/2020) malam.

Yuwono mengatakan, bahwa kasus ke-37 ini terpaparnya dari mana statusnya masih dalam penyelidikan. Almarhum diketahui sudah sakit sejak beberapa bulan terakhir.

“Sore tadi saya baru dapat kabar, setelah pengumuman tersebut beliau telah wafat sekitar pukul 16.00. Seingat saya beliau sudah tidak lagi buka praktek sejak 2019,” ungkapnya.

Rencananya almarhum akan dikebumikan Jumat (17/4/2020 besok di pemakaman khusus jenazah pasien Covid-19 atau Virus Corona di Kecamatan Gandus Palembang.

Dikatakannya lagi, untuk hari ini ada penambahan 15 orang positif Covid-19. Jadi total untuk di wilayah Sumsel total 37 orang pasien positif virus Corona.

Yuwono memaparkan untuk pasien ke-23 perempuan berusia 37 tahun berdomisili di Kota Lubuklinggau dengan status masih dalam penyelidikan.

Kasus ke-24  perempuan 37 tahun berdomisili di Kota Lubuklinggau status masih penyelidikan, kasus 25 perempuan 24 tahun berasal dari Sekayu, Muba status kasus import.

Kasus ke-26 perempuan 33 tahun berdomisili Palembang status kasus import, kasus ke-27 pria usia 38 tahun berdomisili Prabumulih status import, kasus ke-28 pria usia 33 tahun tinggal di Kota Prabumulih status import.

Kasus ke-29 pria berumur 40 tahun tinggal di Kota Palembang dengan status import, kasus 30 pria usia 35 tahun, domisili Palembang dengan status import.

Untuk kasus 31 pria berusia 36 tahun berdomisili Palembang status import, kasus ke-32 pria berumur 35 tahun bertempat tinggal di Kota Palembang dengan status import.

Kasus ke-33 pria berusia 35 tahun berdomisili di Kota Prabumulih status kasus import, kasus ke-34 pria berusia 35 tahun berdomisili Prabumulih status kasus import.

Kemudian, kasus ke-35 pria berusia 35 tahun berdomisili Prabumulih dengan status import, kasus ke-36 perempuan berusia 35 tahun bertempat tinggal di Kota Prabumulih status kasus impor, dan terakhir kasus 37 pria berusia 77 tahun berdomisili di Palembang masih dalam penyelidikan.

Sebelumnya, Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe membenarkan ada dua dokter spesialis di salah satu rumah sakit swasta di Kota Lubuklinggau diduga positif terinfeksi virus Corona atau Covid-19.

“Awalnya mereka masing-masing dua kali melakukan rapid test, hasilnya satu positif dan satu negatif. Akhirnya mereka melakukan swab test di Palembang. Dan ketika perjalanan pulang ke Lubuklinggau diminta pulang lagi ke Palembang karena dinyatakan positif,” ujar Walikota usai menghadiri Musrenbang Kota Lubuklinggau, Kamis (16/4/2020).

Menurut Walikota keluarga kedua dokter tersebut langsung dievakuasi untuk diisolasi. Begitu juga dengan paramedis yang selama ini berhubungan dengan kedua dokter ini.

Pengumuman adanya kasus positif Corona dikemukakan juga oleh Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi.

Menurut Supriadi, ada 11 orang siswa sekolah pembentukan perwira (Setukpa) yang positif Corona.

Ke-11 orang tersebut berasal dari Sumsel mereka yang positif itu sempat berada di SPN Betung.

“Benar ada 11 siswa di SPN Betung yang positif Corona. Hal ini setelah saya konfirmasi dengan Satgas dan Kabid Dokkes,” ujar  Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Kamis (16/4/2020).

Para  siswa dinyatakan positif setelah dilakukan pemeriksaan lewat rapid test dan swab test. Saat ini ke-11 orang siswa tersebut sudah diisolasi di RS Bhayangkara Polda Sumsel. (ron/and/tra)

 

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.