Gonjang-ganjing Kewarganegaraan Berujung Diberhentikannya Arcandra Tahar Sebagai Menteri ESDM

Selasa, 16 Agustus 2016
ilustrasi (detik.com)

Jakarta, Sumselupdate.com  – Kabar mengejutkan datang dari kabinet Presiden Joko Widodo. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar diberhentikan dari jabatannya.

“Setelah memperoleh informasi dari berbagai sumber, Presiden memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat Arcandra Tahar dari posisinya sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral,” kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno di Istana Negara seperti dikutip Liputan6.com, Senin (15/8/2016).

Read More

Dalam beberapa hari ini, Arcandra diterpa isu mengenai status kewarganegaraannya. Arcandra dikabarkan pernah menjadi warga negara Amerika Serikat dan memiliki paspor negara tersebut.

Sebelumnya Arcandra menegaskan masih memegang paspor Indonesia. Hal tersebut menjadi bukti dirinya masih merupakan Warga Negara Indonesia (WNI).

Penegasan ini sebagai bentuk bantahan kabar yang menyebutkan dirinya sudah menjadi Warga Negara Amerika Serikat, melalui proses naturalisasi pada Maret 2012 dengan diambilnya oath of allegiance atau sumpah setia kepada negara Amerika Serikat.

Candra memastikan masih menjadi WNI meski telah bermukim dan berkarir di Amerika Serikat selama 20 tahun. Bahkan dia menegaskan bukti paspor Indonesia yang dapat dibuktikan validitasnya.

“Saya masih pegang paspor Indonesia, masih valid,” tuturnya beberapa hari lalu.

 

Namun sebelum sebelum keputusan pemberhentian itu diumumkan Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Arcandra sempat bertemu Presiden Jokowi tadi siang.

“Sempat bertemu tadi siang,” kata Juru Bicara Presiden Johan Budi di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/8/2016) dikutip detikcom.

Tidak jelas betul isi pertemuan dan pembicaraan Jokowi dengan Arcandra. Johan tak tahu apakah Jokowi memberitahu Arcandra mengenai pemberhentian dari jabatan menteri.

“Oh kalau itu saya enggak tahu,” kata Johan.

Johan menyatakan Jokowi dan Arcandara sempat bertemu sebelumnya, lebih dari sekali pertemuan. “Beberapa kali bertemu,” kata Johan.

Pada Jumat (12/8) sejumlah menteri datang ke Istana, antara lain Arcandra. Kabarnya di pertemuan dengan Jokowi itu Arcandra menyampaikan niatnya untuk mundur. Dia menyatakan tak mau menjadi beban pemerintahan. Tapi entah bagaimana, permintaan Arcandra ditolak. (hyd)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts