Muaraenim, Sumselupdate.com – Sejak 2019, sebanyak 3.221 usaha mikro, kecil dan menengah yang bergerak di bidang perkebunan dan ekonomi kreatif telah menjadi binaan Gerbang Serasan Kabupaten Muaraenim.
Tahun ini, usaha ekonomi kreatif menjadi prioritas pembinaan yang dilakukan oleh Gerbang Serasan. Hal ini dibenarkan oleh Koordinator Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB) Gerbang Serasan, Sari Narulita SE, MM, di sela acara pameran di Gedung Kesenian Putri Dayang Rindu, Muaraenim, Selasa (14/3/2017).
Dikatakannya jenis ekonomi kreatif tersebut merupakan produk hulu dan hilir yang disiapkan dalam bentuk kerajinan tangan miniatur aksesori yang saat ini sudah dapat diolah dan dipasarkan menjadi produk yang jadi atau siap saji. “Contohnya seperti buah naga dan jamur serta nanas yang diolah menjadi black forest, kripik bayam dan lain sebagainya,” urai Sari.
Saat ini, lanjut Sari, UMKM Gerbang Serasan sudah melakukan pembinaan kepada 212 pelaku ekonomi kreatif yang di dalamnya juga terdapat dari sektor lain.
Dipaparkan oleh Sari, salah satu produk hasil dari usaha ekonomi kreatif yakni Kopi Semendo merupakan produk asli Kabupaten Muaraenim. Untuk pengembangan nya, Kopi Semende dikemas dengan berbagai kemasan agar menarik. “Hingga saat ini kita terus melakukan promosi produk tersebut sehingga dapat dikenal oleh masyarakat secara luas,”
jelasnya.
“Dengan banyaknya kegiatan ekonomi kreatif ini, kita berharap kita agar Kabupaten Muaraenim di samping sebagai penghasil kopi yang cukup besar, juga dapat menjadi sentral kegiatan ekonomi kreatif yang ada di
Sumatera Selatan,” tandasnya. (azw)











