Geger Penemuan Jasad Pria di Pagaralam Jelang Berbuka Puasa, Polisi Dalami Dugaan Penyebabnya

Writer: - Sabtu, 28 Februari 2026
Warga berkumpul di sekitar lokasi penemuan jasad pria jelang waktu berbuka puasa di Kecamatan Pagaralam Utara, Sabtu (28/2/2026) sore. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Pagaralam, Sumselupdate.com – Suasana jelang berbuka puasa di kawasan belakang Alun-alun, Kecamatan Pagaralam Utara, Kota Pagaralam, mendadak gempar setelah warga menemukan sesosok jasad pria di dalam rumahnya, Sabtu (28/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.

Informasi yang dihimpun di lapangan, jasad korban pertama kali diketahui warga sekitar saat lingkungan tengah bersiap menyambut waktu berbuka. Penemuan tersebut langsung mengundang perhatian masyarakat setempat.

Read More

“Jasad korban ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB di dalam rumahnya,” ujar Yandra, salah satu warga di sekitar lokasi kejadian.

Kabar tersebut dengan cepat menyebar dan membuat sejumlah warga berkumpul di sekitar rumah korban.

Aparat kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penanganan awal.

Warga berkumpul di sekitar lokasi penemuan jasad pria jelang waktu berbuka puasa di Kecamatan Pagaralam Utara, Sabtu (28/2/2026) sore. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Kapolres Pagaralam AKBP Januar Kencana Setia Persada S.Ik melalui Kapolsek Pagaralam Utara Iptu Ramdani, SH mengatakan pihaknya langsung menurunkan personel untuk melakukan pengecekan di lokasi.

“Anggota Reskrim Polsek Pagaralam Utara sudah meluncur ke TKP untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal terkait penemuan jasad tersebut,” ujar Iptu Ramdani.

Di waktu bersamaan, KBO Reskrim Polres Pagaralam Ipda Suyoto SH turut melakukan olah TKP guna memastikan penyebab pasti kematian korban.

Proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh oleh gabungan tim Reskrim Polsek Pagaralam Utara dan Reskrim Polres Pagaralam.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan olah TKP untuk memastikan apakah benar bunuh diri atau ada hal lain yang perlu didalami,” kata Ipda Suyoto.

Petugas juga melakukan evakuasi jasad korban serta meminta keterangan sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab pasti kematian korban.

Polisi menegaskan seluruh proses masih dalam tahap pendalaman guna menghindari kesimpulan prematur di tengah spekulasi yang berkembang di masyarakat.

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami tekanan emosional atau memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, segera cari bantuan profesional atau hubungi layanan kesehatan terdekat. Dukungan dari keluarga, teman, maupun tenaga kesehatan sangat penting dalam situasi sulit.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts