Geger, Pemilik Salon di Lubuklinggau Ditemukan Tewas Dengan Sajam Masih Menancap di Bawah Ketiak

Kamis, 25 Agustus 2022
Petugas Polres Lubuklinggau mengevakuasi jasad Utari, pemilik salon yang ditemukan tewas membusuk dengan kondisi sajam masih menancap di bawah ketiak, Kamis (25/8/2022).

Laporan: Marwan Ashari

Lubuklinggau, Sumselupdate.com – Warga RT 1, Kelurahan Rahma, Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, Kota Lubuklinggau, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) mendadak geger.

Read More

Ini menyusul ditemukan pemilik salon tewas menggenaskan dalam posisi tergeletak di lantai rumah toko atau ruko tempat usahanya, Kamis (25/8/2022) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kuat dugaan mayat pria yang berumur sekitar 30 tahun itu korban pembunuhan.

Pasalnya, petugas kepolisian menemukan senjata tajam masih menancap di bawah ketiaknya.

Saat ditemukan kondisi mayat sudah mengeluarkan bau yang tidak sedap. Diperkirakan korban meninggal sudah dua atau tiga hari.

Wakapolres Lubuklinggau Kompol MP Nasution menerangkan jika pria itu diduga kuat korban pembunuhan.

“Kalau diduga pembunuhan karena pisau masih menancap di bawah ketiak. Dan mayat diduga sudah tewas antara dua tiga hari,” katanya.

Dia mengatakan, kasus ini terungkap setelah pihaknya mendapatkan laporan adanya temuan mayat dari warga sekitar.

Mayat ini diketahui setelah warga sekitar mencium bau tak sedap. Saat itu posisi ruko tempat usaha korban tertutup.

Ketika dilihat, mayat ditemukan sudah dalam kondisi tewas mengenaskan di lantai.

“Tergeletak di lantai terlentang, ditutup pakai selimut,” bebernya.

Mayat pria tersebut diperkirakan berusia 30 tahun. Dan warga sekitar mengenalnya dengan panggilan sebagai Utari.

“Untuk barang masih diinventarisir ada yang hilang atau tidak. Cuma kita nyari HP belum ketemu. Apakah hilang atau apa, masih kita dalami,” terangnya.

Mayat saat ini sudah dievakuasi ke kamar jenazah di RS Siti Aisyah Kota Lubuklinggau.(**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts