Fintech Bermunculan, Yuk Ketahui Ciri-ciri Aplikasi Pinjam Uang yang Aman

Ilustrasi pinjaman online/ News-finance.com

Pandemi yang belum berakhir sampai sekarang membuat banyak orang mengalami kesulitan keuangan. Hal ini karena banyak terjadi PHK besar-besaran hingga uang tabungan pun habis untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Munculnya perusahaan teknologi finansial atau fintech (pinjaman online) di tengah situasi ini tentunya memberikan solusi.

Namun, ada juga yang malah memanfaatkan hal ini untuk menyamar menjadi pinjaman online ilegal yang justru malah merugikan.

Bacaan Lainnya

Agar Anda tidak salah memilih, berikut ciri-ciri aplikasi pinjam uang yang harus diperhatikan:

Terdaftar di OJK

Otoritas Jasa Keuangan/ Pinterpandai.com

Sebelum Anda mengajukan pinjaman online, pastikan pinjol yang dipilih sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jika sudah terdaftar otomatis akan diawasi oleh OJK semua tindakannya.

Untuk mengetahui sudah terdaftar di ojk atau belum Anda dapat mengecek langsung di situs resmi OJK di www.ojk.go.id. Secara berkala OJK akan mengumumkan data fintech yang legal dan ilegal. Jadi jangan langsung percaya dengan pengakuan sepihak lembaga keuangan yang menawarkan pinjaman online tanpa cek terlebih dahulu perizinannya.

 

Bunganya Tidak Mencekik

Sebagian orang kurang teliti saat melihat bunga pinjaman online. Hal ini membuat mereka bukan mendapatkan kemudahan lewat pinjaman, justru hutang yang melilit akibat bunga yang mencekik.

Maka, pastikan pinjaman online yang akan Anda pilih mengenakan bunga yang wajar seperti yang telah ditetapkan oleh OJK yaitu tidak boleh lebih besar dari 0,8% per hari.

 

Mekanisme Transparan dan Jelas

Pymnts.com

Apabila perusahaan pemberi pinjaman online termasuk legal, maka mereka tidak akan ragu untuk menjelaskan semua mekanisme pinjaman online tersebut secara jelas dan transparan. Mulai dari mekanisme

peminjaman, tempo pelunasan, suku bunga, hingga simulasi cicilan. Jika pun ada yang kurang jelas Anda dapat langsung bertanya agar tidak akan ada keluhan di kemudian hari.

Tidak Mudah Memberikan Pinjaman

Jika saat pengajuan pinjaman online terkesan mudah diterima, artinya Anda perlu menaruh curiga. Hal ini karena pinjaman online yang legal, justru tak akan mudah memberikan dana pinjaman sembarangan. Bahkan, penyedia pinjaman online OJK akan memeriksa kelayakan dari calon debitur untuk menerima pinjaman melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK. Dengan begitu, tidak akan ada salah satu pihak yang sampai dirugikan.

Keaslian Alamat dan Situsnya Jelas

Technic3000.com

Lembaga keuangan yang menawarkan layanan pinjam uang harus tetap mempunyai alamat kantor yang jelas dan tertera nomor telepon, media sosial yang kredibel dan alamat email yang tidak menggunakan layanan email gratis. Dengan adanya informasi tersebut nasabah bisa secara langsung mendatangi atau menghubungi lembaga penyedia pinjaman apabila ada sesuatu hal yang tidak diinginkan terjadi.

Itulah ciri-ciri aplikasi pinjam uang yang aman. Apabila ciri-ciri tersebut sulit ditemukan dan dipastikan keasliannya, sebaiknya Anda jangan memilih aplikasi pinjaman online tersebut. Segera cari pinjol yang lebih aman, salah satunya aplikasi pinjaman online Tunaiku.

Tunaiku adalah pinjaman online tanpa jaminan yang menawarkan pinjaman 2 juta sampai 20 juta dengan masa tenor pinjaman hingga 20 bulan. Berbeda dengan pinjaman online lainnya, Tunaiku dikelola oleh perbankan dan terdaftar di OJK sehingga risiko pinjaman online yang selama ini dihadapi nasabah saat berhadapan dengan Fintech P2P relatif lebih kecil.

Dengan syarat KTP saja Anda sudah bisa mengajukan pinjaman berbunga rendah, tanpa biaya tersembunyi, dan tanpa syarat kartu kredit di situs web atau aplikasi Tunaiku. Setelah permohonan pinjaman diverifikasi dan disetujui uang akan langsung di transfer ke rekening Anda dan bebas digunakan untuk keperluan apa pun.

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.