Festival Sekanak Lambidaro Jadi Agenda Tahunan

Sambutan Gubernur Sumsel Herman Deru pada Festival Sungai Sekanak Lambidaro.

Palembang, Sumselupdate.com –Sebanyak 15.000 bibit ikan lele ditebar di Festival Sungai Sekanak Lambidaro yang resmi dibuka Sabtu (5/2/2022).

Penataan ruang sungai sepanjang 800 meter mulai dari Jerambah Karang sampai ke Jembatan Lampu Merah PIM 26 Ilir ini menggunakan dana APBN melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Wilayah VIII, menghabiskan dana Rp42 miliar.

Bacaan Lainnya

Segmen ini merupakan bagian dari restorasi 10,9 Km mulai dari muara Sungai Sekanak 26 Ilir sampai ke muara Sungai Lambidaro Gandus.

Pengunjung festival.

Selain kedalaman sungai ditambah, tepian sungai juga di perbaiki, dibuat jogging track, gajezo, musolah, toilet dan media tanam sayuran dengan hidroponik.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengatakan, ini adalah pencapaian luar biasa yang dicapai Kota Palembang. Sungai ini memang sudah sepatutnya dijaga apalagi Palembang ini 70 persen wilayah perairan.

Maka dijaga bersama agar nanti sungai ini dirasakan oleh anak cucu kita, karena jika tidak kedepannya anak cucu generasi selanjutnya tidak akan menemukan sungai indah dan bersih di Palembang.

Festival Sungai Sekanak Lambidaro

“Bagian yang direstorasi Dilaunching sekaligus dilakukan festival sungai, ini bisa jadi agenda tahunan Kota Palembang,” katanya.

Kepala BBWS Wilayah VIII Maryadi Utama mengatakan, restorasi Sungai Sekanak Lambidaro sebagai bagian drainase utama dan pengendalian banjir, mengembalikan fungsi transportasi air dan icon wisata Palembang kedepannya.

“Setelah segmen sepanjang 800meter kiri dan kanan ini, kemudian dilanjutkan sepanjang 1,3 Km mulai dari Simpang lampu merah PIM sampai DPRD Sumsel,” katanya.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, keinginan untuk merestorasi sungai ini sudah dari sebelumnya. 2018 Pemkot sudah melakukan restorasi untuk Sungai Sekanak dari muara sungai sampai ke Jerambah Karang 2018 dianggarkan Rp10 miliar.

“Saat viral karena sungai jadi indah dan jadi tempat foto, lalu dilakukanlah restorasi besar-besaran ini yang dikerjakan sejak tahun lalu karena sebelumnya ada Covid,” katanya. (Iya)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.