Ekspor Pekerja Dari Cirebon, PT Eltran Diduga Abaikan Protekes Pekerja Jargas

Senin, 3 Agustus 2020
GALI PIPA-Beberapa pekerja sedang menggali pipa jaringan gas rumah tangga di sepanjang jalan KM 32, Kelurahan Timbangan, Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Laporan: Henny Primasari

Inderalaya, Sumselupdate.com – PT Eltran, perusahaan yang bergerak sebagai kontraktor pemasangan pipa jaringan gas (jargas) diduga mengabaikan protokol kesehatan (Protekes) Covid-19 dan keamanan pekerja, saat sedang menggali pipa jaringan gas rumah tangga di sepanjang Jalan KM 32, Kelurahan Timbangan, Kabupaten Ogan Ilir (OI), Provinsi Sumatera Selatan.

Read More

Puluhan pekerja tersebut terlihat tidak memakai masker dan sepatu saat bekerja mencangkul galian untuk pemasangan pipa. Malahan mereka kebanyakan menggunakan sandal jepit dan bertelanjang kaki saat mencangkul. Padahal penggunaan masker sangat penting di saat Indonesia sedang dilanda Virus Corona.

Selain itu, penggunaan sepatu khusus juga dinilai sangat perlu saat bekerja mencangkul galian karena dikhawatirkan pekerja terluka kakinya saat tengah mengayuhkan cangkulnya ke tanah

Menurut salah satu pegawainya Re yang sedang bekerja, bahwa dari PT Eltran tidak pernah memberikannya masker dan sepatu khusus kepada para pekerja.

“Tidak ada masker dan sepatu dari pihak perusahaan, jadi kami tidak pakai. Lagipula ribet pakai masker susah bernafas. Selain itu  menggunakan sepatu saat bekerja juga berat bukannya malah mempermudah saat mencangkul,” katanya, Senin (3/8/2020).

Ia menambahkan, dirinya berasal dari kota Cirebon bersama pekerja yang lain berjumlah 80 orang datang ke OI untuk bekerja sebagai tukang gali

“Kami dari Cirebon berjumlah 80 orang yang bekerja di OI, untuk tinggal kami di belakang Kantor Pemkab OI. Ya kami bukannya pekerja ekspor sih, kami ini bekerja sesuai borongan bos saja. Kalau lembur ya lembur. Kadang bekerja mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 00.00 dini hari,” urainya.

Sementara itu, petugas safety Andika yang tengah memantau pekerja galian dan menggunakan rompi bertuliskan petugas safety mengatakan, para pakerja mendapatkan masker, namun maskernya baru akan didatangkan sore ini.

“Masker sama sepatunya ada di sana, ini baru mau diantar ke sini,”ucapnya menghindari pewarta. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts