50 Peserta Ramaikan Lomba Bertutur Ogan Ilir 2026, Juara 1 Akan Wakili Sumsel ke Tingkat Provinsi

Writer: - Selasa, 21 April 2026
Peserta Lomba Bertutur tingkat SD/MI se-Kabupaten Ogan Ilir tahun 2026 tampil percaya diri membawakan cerita rakyat dan legenda daerah di Gedung Serbaguna Perpustakaan Daerah Ogan Ilir, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini menjadi ajang pengembangan literasi sekaligus pelestarian budaya daerah bagi generasi muda. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Inderalaya, Sumselupdate.com – Sebanyak 50 peserta yang merupakan perwakilan sekolah dari berbagai kecamatan mengikuti Lomba Bertutur tingkat SD/MI se-Kabupaten Ogan Ilir tahun 2026. Kegiatan ini digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ogan Ilir di Gedung Serbaguna Perpustakaan Daerah Ogan Ilir, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan tahunan tersebut dibuka oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Ogan Ilir, H. Elvis Rusdy, S.T., S.E., M.Si, mewakili Bupati Ogan Ilir.

Read More

Dalam sambutannya, Elvis menyampaikan bahwa pemerintah daerah mendukung penuh kegiatan yang mendorong pembudayaan gemar membaca sebagai upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) di Kabupaten Ogan Ilir.

“Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir sangat mendukung kegiatan literasi seperti ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan minat baca dan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ogan Ilir, dr. Hj. Siska Susanti, M.Kes., mengatakan bahwa minat peserta pada Lomba Bertutur tahun 2026 meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari antusiasme pendaftar yang terus bertambah meskipun kuota telah terpenuhi.

Peserta Lomba Bertutur tingkat SD/MI se-Kabupaten Ogan Ilir tahun 2026 tampil percaya diri membawakan cerita rakyat dan legenda daerah di Gedung Serbaguna Perpustakaan Daerah Ogan Ilir, Kamis (16/4/2026). Kegiatan ini menjadi ajang pengembangan literasi sekaligus pelestarian budaya daerah bagi generasi muda. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

“Peminat tahun ini meningkat cukup signifikan. Bahkan meski pendaftaran sudah ditutup, masih banyak yang menghubungi kami karena kuota sudah penuh,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, total hadiah yang diperebutkan dalam lomba tersebut mencapai Rp16,5 juta, dengan hadiah utama sebesar Rp5 juta untuk juara pertama.

“Total hadiah seluruhnya Rp16,5 juta untuk enam peserta terbaik,” jelasnya.

Lomba bertutur ini bertujuan menumbuhkan kegemaran membaca dan literasi sejak dini, melestarikan budaya bangsa melalui cerita rakyat, serta meningkatkan kemampuan anak dalam bercerita, berimajinasi, dan berbahasa.

Ketua Panitia Rully Mulyani yang juga Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Ogan Ilir mengatakan, lomba tahun ini mengusung tema “Membangun Karakter Bangsa melalui Cerita Kepahlawanan dan Legenda Daerah”.

Menurutnya, sehari sebelum pelaksanaan telah dilakukan technical meeting bersama peserta dan dewan juri untuk menyamakan persepsi terkait aturan dan teknis lomba.

“Kami sudah menyampaikan seluruh aturan dan teknis pelaksanaan agar lomba berjalan tertib, adil, dan transparan,” ujarnya.

Rully menegaskan, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi generasi muda untuk mengenal nilai-nilai budaya, mengasah kreativitas, serta menumbuhkan kecintaan terhadap cerita daerah.

Dalam pelaksanaannya, para peserta tampil percaya diri membawakan cerita dengan ekspresif, menggunakan kostum yang mendukung, serta penguasaan materi yang baik di hadapan dewan juri dan penonton.

Setelah melalui proses penilaian, dewan juri menetapkan satu peserta terbaik yang akan mewakili Kabupaten Ogan Ilir pada tingkat Provinsi Sumatera Selatan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah kepala OPD, bunda literasi kecamatan, camat, serta kepala desa setempat.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts