Ekonomi Keluarga Belum Merdeka, Ya.. Jual Bendera Saja ‘Di Bulan Kemerdekaan’

Pedagang Bendera dan Umbul-umbul

Baturaja, Sumselupdate.com – Datang dari Provinsi Jawa Barat tepatnya Garut, Deden (32) rela meninggalkan anak istrinya untuk mengais rezeki di kota Baturaja dengan berjualan bendera merah putih dan umbul-umbul.

Ya, menjelang hari kemerdekaan Republik Indonesia (RI), pedagang musiman seperti Deden marak di setiap sudut kota Baturaja.

Siang itu sekitar pukul, 14.20, Deden yang menjajakan dagangannya dikawasan Jalan A Yani tepatnya di depan SDN 8 Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), tengah duduk beralaskan kardus sambil menunggu pembeli. “Mas-mas ucap saya kepada dia”. Hemmm, rupanya dia tengah terjaga sembari menunggu jika ada yang membeli.

Pria asli Garut ini mengaku jika pada tahun ini penjualan umbul-umbul dan bendera terbilang sepi dibanding tahun sebelumnya, sehingga membuatnya sedikit lesu.

Apalagi kata dia, dirinya merantau dari kota Garut hanya untuk mengais rejeki untuk menghidupi keluarga kecilnya yang ada di kota di seberang sana.

“Masih sepi mas, ini saya lakukan untuk menghidupi anak bini saya,”ucap Deden, kemarin (3/8).

Untuk harga yang dipatok Deden bervariasi, tergantung besar tidaknya, misalkan umbul-umbul mulai dari harga Rp35 ribu persatunya, bendera Rp40 ribu ukuran sedang serta bondir berlambang Kabupaten OKU Rp60 ribu.

Untuk tingkat penjualan sendiri diakuinya masih terbilang sepi, apalagi para pembeli masih banyak berasal dari kabupaten tetangga , sementara dari OKU sendiri masih belum ada.

“Masih sepi mas, saya berharap ke depan ramai,” harapnya. Seraya mengatakan untuk yang didapat belum ada.

Saat ditanya mengapa memilih kota Baturaja sebagai persinggahan untuk menjajakan dagangannya, Deden mengaku jika, Baturaja dirasakannya seperti rumahnya sendiri serta telah menjadi langganan tiap tahunya untuk berjualan.

“Orangnya ramah, serta aman mungkin itu mengapa saya berjualan di Baturaja,” kata Deden.

Diakuinya pada hari kemerdekaan ini besar harapan dia bisa membantu nya dalam bidang ekonomi, untuk biaya makan dan lainya. sebab selama kurang lebih satu bulan dirinya akan berada di Bumi Sebimbing Sekundang hingga menjelang 17 Agustus mendatang.

“Kami bukan cari kekayaan hanya sekedar untuk anak bini di kampung,” ucap Deden.

Selain itu dirinya berharap ke depan akan banyak pembeli dan kepada pemerintah juga bisa membantu pedagang untuk membeli dagangannya sekaligus memeriahkan kemerdekaan tahun ini.

“Harapan kami pemerintah bisa mengadakan kegiatan yang meriah sehingga banyak memerlukan bendera dan umbul umbul,” harapnya. (yan)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.