Eko Yuli Tambah Medali Perak Olimpiade dari Angkat Besi

Selasa, 9 Agustus 2016
Eko Yuli Irawan (foto: Antara/Saptono)

Rio De Janeiro, Sumselupdate.com – Eko Yuli Irawan sukses menyumbangkan medali perak kedua untuk Indonesia di Olimpiade Rio De Janeiro, , Senin (8/8) malam waktu setempat. Medali tersebut diraihnya dari cabang olahraga angkat besi 62 KG.

Medali emas diraih Oscar Albeiro Figueroa (Kolombia) dengan total angkatan 318 KG, dan perunggu direbut Kazakstan dengan total 305KG.

Read More

Eko Yuli mencatatkan total angkatan 312 KG dari snatch 142KG dan clean & jerk 170 KG. Eko Yuli mencatatakan 142KG pada angkatan snatch pertamanya. Ia kemudian coba mengangkat 146KG pada snatch kedua dan ketiganya, tapi berujung pada kegagalan.

Eko Yuli bersaing ketat dengan Figueroa yang merupakan pencetak rekor Olimpiade pada 2012. Pada total angkatan snatch, keduanya sama-sama mencatatkan snatch 142KG, tapi Figueroa lebih unggul karena memiliki berat badan yang lebih ringan.

Di bagian Clean & Jerk, Eko Yuli Irawan langsung menaklukkan 170 KG di angkatan pertamanya yang kemudian dibalas Figueroa dengan 172KG. Eko Yuli kemudian gagal di angkatan kedua ketika coba mengangkat 176KG. Kemudian Figueroa yang mendapatkan dukungan dari penonton tuan rumah, mampu menaklukkan 176 KG dengan nyaman.

Di angkatan ketiga, Eko Yuli kembali mencoba memberikan tantangan dengan memilih 179KG, tapi gagal untuk mengangkat beban ke atas kepala.

Figueroa yang telah memastikan emas bersamaan dengan kegagalan Eko Yuli, coba untuk mengangkat 179 KG di angkatan ketiga. Figueroa gagal tapi kemudian mendapatkan sambutan meriah dari penonton yang membuatnya menangis.

Atlet Indonesia lainnya, M. Hasbi, berada di peringkat tujuh dengan total angkatan 290 KG. Hasbi mengangkat 125KG dan 130KG pada snatch pertama dan keduanya, tapi gagal ketika coba mengangkat 134KG.

Di fase clean & jerk, Hasbi sukses menaklukkan 160KG di angkatan pertamanya, tapi gagal ketika berhadapan dengan 169KG di angkatan keduanya. Di angkatan ketiga, Hasbi juga gagal ketika coba memperbaiki rekor pribadinya dengan mengangkat 173 KG.

Sementara itu pemegang rekor dunia clean & jerk asal China, Chen Lijun, tak bisa melanjutkan perjalannya karena mengalami cedera ketika mengangkat snatch kedua.

Medali perak ini membuat Eko Yuli memperbaiki raihannya pada Olimpiade 2012 lalu ketika ia mendapatkan perunggu. Ini merupakan medali perak kedua Indonesia di Olimpiade Rio De Janeiro setelah Sri Wahyuni merebut perak di angkat besi putri 48 KG. (shn)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts