Dugaan Korupsi Peningkatan Jalan Ruas Rantau Alai-SP Kilip, Kejari Ogan Ilir Incar Tersangka Baru

Sidang dugaan korupsi peningkatan jalan ruas Rantau Alai-SP Kilip, Kabupaten Ogan Ilir, tahun anggaran 2019.

Palembang, Sumselupdate.com – Sidang dugaan korupsi peningkatan jalan ruas Rantau Alai-SP Kilip, Kabupaten Ogan Ilir, tahun anggaran 2019, dengan dua terdakwa Syamsul dan Zainal Abidin, kembali jalani sidang, di PN Tipikor Palembang, Kamis (9/12/2021).

Pada sidang ini, JPU Kejari Ogan Ilir menghadirkan enam orang saksi kehadapan majelis hakim yang diketuai oleh hakim Mangapul Manalu SH MH.

Bacaan Lainnya

Dari keterangan saksi Robby sebagai pengawasan dari Dinas PUPR Ogan Ilir, dalam keterangannya mengatakan proyek jalan Rantau Alai-Simpang Kilip, ada pemeriksaan dari Kejaksaan dan BPK dengan mengambil sample volume.

“Tim pengawas semuanya ASN. Pemeriksaan oleh BPK saat itu terkait besi tulang, dan cor beton. Jika dari pemeriksaa lapangan dapat saya katakan kondisi jalan cukup baik, sudah bisa dilalui masyarakat,” ujar saksi Robby dalam persidangan.

Selain itu, saksi Robbi mengatakan terkait pemeriksaan tersebut ada laporannya secara lisan.Pengawasan dilakukan dari nol sampai dengan proyek tuntas.

Dikonfirmasi pada Jaksa Penuntut Umum, Michael Carlo mengatakan, secara garis besar keterangan saksi memperkuat dakwaan JPU atas dua terdakwa.

“Terbukti dalam persidangan diketahui dalam pelaksanaannya pengawas tidak melakukan tugasnya. Serta BPK tidak menjalankan fungsinya, dan pihak kontraktor terbukti tidak dapat menyelesaikan pekerjaannya sesuai kontrak,” ujar JPU yang diwawancarai usai persidangan.

Ia mengatakan, pihaknya akan mendalami lagi pihak-pihaknya terkait dalam kasus ini.

“Terkait yang tidak melaksanakan tugasnya tidak menutup kemungkinan akan kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Maka tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka baru,” tutupnya. (Ron)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.