Palembang, Sumselupdate.com –Kasus terbunuhnya Aling (36), yang jasadnya ditemukan bersimbah darah di depan rumah bedeng A2 yang dihuninya di Jalan Perindustrian I Lorong Kulim, Rt 27, Rw 10 , Kecamatan Sukarami Palembang, Jumat (3/6) siang, rupanya dua minggu sebelumnya pernah juga hendak dibunuh para pelaku.
Keterangan kakak perempuan korban yang enggan menyebutkan namanya, sebelum kejadian ini atau persisnya sekitar dua minggu lalu, adiknya tersebut pernah sempat ribut mulut.
Saat itu, adiknya dikejar-kejar orang hingga kemudian dibacok di bagian kepalanya.
“Waktu itu memakai helm jadi lukanya tidak terlalu parah. Hanya helmnya saja pecah,” jelasnya saat ditemui di lokasi penemuan.
Dikatakannya, adiknya tersebut merupakan orang yang pendiam dan tidak banyak bicara.
“Setahu saya tidak ada pekerjaan, tapi tidak tahu kalau ada pekerjaan lain, dia orangnya pendiam,” katanya.
Masih menurut kakak korban, adiknya tersebut biasanya ikut dengannya. Namun meskipun begitu, adiknya tersebut masih jarang pulang.
“Pulang kadang hanya mandi saja dan kemudian pergi lagi. Orangtua ada dan tinggal di Jalan Perindustrian,” katanya.
Sementara menurut seorang saksi yang juga enggan menyebutkan namanya, saat itu ia melihat ada tiga orang dan satu di antaranya menunggu di sepeda motor.
Dua masuk dan satu menunggu di sepeda motor. Tapi saat itu saya tidak tahu kalau ada keributan itu,” jelasnya.
Kakak angkat korban Andi mengaku terakhir bertemu korban semalam pukul 21.00 dan pagi tadi pukul 08.00 dan dia mendapatkan kabar kalau korban sudah tewas oleh para pelaku. (ery)











