Muratara, Sumselupdate.com – Empat kecamatan dalam wilayah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mendapat bantuan benih padi dan alat pemisah padi. Keempat kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Rupit, Rawas Ulu, Karang Jaya dan Ulu Rawas.
Bantuan benih yang akan diberikan kepada empat kecamatan tersebut yakni 25 ton. Benih itu akan ditanamkan di lahan seluas 1000 hektar. Bantuan benih padi itu dilakukan sebagai antisipasi menghadapi musim kemarau.
“Kami bersyukur dapat bantuan, selama ini belum ada sama sekali bantuan langsung kepada masyarakat di sini khusus untuk petani. Kami terpuruk musim banjir kemarin, sawah kami gagal panen terendam banjir,” kata Ujang salah seorang petani penerima bantuan Jumat (3/6).
Ia juga mengeluh selama ini penggarapan sawah di sekitar wilayah Kecamatan Karang Jaya kurang optimal. Itu lantaran para petani di wilayah ini melakukan penggarapan mengunakan sistem manual. Dampakya, banyak para petani di wilayah ini meninggalkan sawah-sawah mereka dan memilih alih profesi.
“Di sini rata-rata kami mengandalkan sawah tadah hujan. Jadi kalau musim kemarau, sawah kering tidak ada pengairan tidak bisa digarap. Sudah banyak petani meninggalkan lahan, kami harap dengan bantuan ini dapat membangkitkan lagi semangat bertani,” sampainya.
Terpisah Wakil Bupati Muratara H Devi Suhartoni mengatakan, pemerintah memberikan bantuan kepada petani berupa bibit dan mesin pemisah padi untuk mengoptimalkan sekitar 450 hektar lahan.
Dia berharap, petani di wilayah Muratara tidak kecil hati kendati harus menghadapi sejumlah kendala dengan segala keterbatasan.
“Kita Kabupaten baru jadi memang banyak kekurangan, tapi masyarakat harus yakin. Kami pemerintah daerah akan tetap memperjuangkan kebutuhan mereka. Optimalisasi lahan terlantar sudah menjadi visi dan misi bupati, jadi petani akan kami pioritaskan,” ungkapnya.
Dijelaskannya untuk penyerahan bantuan secara simbolis itu desa Embacang Kecamatan Karang Jaya bibit padi sebanyak 25 ton, hand tractor dan alat perontok padi. Dengan adanya bantuan tersebut mungkin selama ini para petani melakukan secara tradisional dan ke depan bisa melakukan secara modern.
“Kalau untuk Kecamatan Karang Jaya ini ada 100 haktare dan 900 haktare lahan di tiga Kecamatan lainnya,” ungkapnya.
Ia mengharapkan kepada para petani agar bisa memanfaatkan bantuan tersebut dengan maksimal dan juga bantuan yang ada harus dirawat. Karena menurutnya menjaga itu sangatlah susah, maka dari itu harus dirawat dengan maksimal.
“Agar bibit ditanam dan jangan sampai bantuan tesebut tidak sesuai peruntukannya,” himbaunya.
Hal senada dikatakan Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan (DP2KP) Ilyas mengatakan bantuan ini, atas instruksi dari Bupati dan Wakil Bupati untuk meringankan beban para petani dengan memberikan bantuan seperti benih padi, hand tractor dan alat pengilingan padi.
“Sesuai dengan visi dan misi bupati dan wakil bupati untuk meningkat bidang pertanian, maka dari itu kita berikan bantuan benih padi, hand tractor dan alat pengilingan padi. Agar para petani di Kabupaten Muratara yang modern,” pungkasnya. (ain)











