Dua Hari Pasca-Dirampok, Mobil Rian Ditemukan di Banyuasin, Begini Kondisinya

Kondisi mobil Rian, bagian depannya sudah di at warna hitam oleh pelaku perampokan

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com — Setelah tiga hari menghilang dibawa oleh pelaku perampokan semenjak Jumat (18/9/2020) pukul 04.14 wib lalu, mobil milik Rian (34), pengemudi taksi online Go-Car akhirnya ditemukan.

Bacaan Lainnya

Kabar itu diketahui dari Ikhsan, rekan sesama driver, bahwa mobil Agya bernomor polisi milik korban BG 1216 BC telah ditemukan di daerah Banyuasin, Sumatera Selatan.

“Kita mendapatkan kabar dari Unit 4 Jatanras Polda Sumsel pimpinan Kompol Zainuri, dimana mobil tersebut ditemukan di Jalan Philip 3 Betung, Kabupaten Banyuasin semalam,”ujarnya saat ditemui di halaman Mapolda Sumsel, Minggu (20/9/2020).

Berkat tromol mobil yang sudah dicat berwarna hijau ini, polisi berhasil mengidentifikasi keberadaan mobil korban

Penemuan mobil itu, katanya, berkat ciri-ciri yang dimiliki serta keanggotaan Idola 12 yang memiliki trombol dicat warna hijau di bagian ban belakang mobil serta memiliki stiker keanggotaan di kaca film belakang.

Pantauan Sumselupdate.com, mobil korban yang saat ini sudah berada di halaman Mapolda Sumsel yang semula berwarna putih sudah mengalami perubahan di bagian depannya. Di mana sudah dicat warna hitam sampai ke bamper depan mobil. Keadaan Plat polisinya juga tidak ada lagi.

Sementara itu saat dikonfirmasi kepada istri korban bernama Yolanda mengatakan, dirinya sudah diberitahu aparat kepolisian jika mobil milik suaminya sudah ketemu.

“Ya benar udah ketemu saya dikabari oleh pihak kepolisian. Katanya dapet mobilnya semalam,” jelasnya.

Dari keterangannya saat ini kondisi suaminya pasca-operasi masih lemah kondisinya sama seperti kemarin.

Yolanda mengatakan, sesaat sebelum masuk meja operasi, suaminya menuturkan jika sempat mengingat ciri-ciri kedua pelaku, yakni berbadan putih, sawo matang, dan pada saat kejadian menggunakan masker.

Mobil korban Rian saat diamankan di Halaman Mapolda Sumsel

Sesaat setelah mengalami tiga luka tikaman di bagian kepala, leher, dan dada, korban Rian berusaha keluar dari mobil miliknya.

Korban sempat berjalan 400 meter dari tempat kejadian perkara di Simpang Soak Simpur, Sukabangun II, Kecamatan Sukarame Palembang dan meminta pertolongan kepada pengemudi kendaraan yang melintas.

Namun diduga kondisi masih gelap, tak satu pun pengemudi kendaraan berhenti untuk menolong korban.

Hingga korban pun berjalan tertatih-tatih menuju Jalan Noerdin Pandji Palembang dan menghampiri salah satu satpam SPBU yang berada di dekat simpang Bandara untuk meminjam telepon genggam.

Dari handphone petugas SPBU tersebut, korban berhasil menghubungi teman satu komunitasnya bernama Fadli guna memberi tahu jika dirinya menjadi korban perampokkan dari penumpangnya.

Korban Rian saat dirawat di Rumah Sakit

“Kami tau perampokan itu, saat dia (korban) menelpon dengan menggunakan HP satpam SPBU Kebon Sayur (Jalan Noerdin Pandji –red). Kami datanglah dan membawanya ke RS Myria Palembang,” ujar Fadli saat ditemui di SPKT Polda Sumsel, kemarin.

Sebagaimana diketahui perampokan ini berawal saat korban mendapatkan orderan pukul 04.10 WIB di Jalan Sukabangun II, Soak Simpur Palembang menuju Hotel Twin Star Jalan Sukajadi, Sukomoro, Kabupaten Banyuasin.

Pelaku saat memesan Go-Car menggunakan akun atas nama Cahyoandhika. Mendapat orderan, korban menjemput konsumen tersebut yang ternyata berjumlah dua orang laki-laki.

Di tengah perjalanan tepatnya di Simpang Kades Palembang, korban diminta untuk putar balik oleh penumpangnya dengan alasan dompetnya ketinggalan.

Memasuki Jalan Noerdin Pandji Palembang mengarah ke Simpang Soak Simpur, pelaku langsung menusuk korban dengan pisau ke arah kepala, leher, dan dada korban. Mendapat serangan mendadak itu, korban keluar mobil dan berlari meminta pertolongan.

Setelah korban melarikan diri, kedua pelaku melarikan mobil Toyota Agya nopol BG 1216 BC, dompet, dan HP milik korban. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.