Palembang, Sumselupdate.com – Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI akan memprioritaskan untuk memperjuangkan dana bagi hasil (DBH) minyak dan gas terutama bagi Provinsi Sumatera Selatan karena hingga sekarang dirasa masih kurang transparan.
Wakil Ketua Komite IV DPD RI Ghazali Abbas Adan usai rapat dengan jajaran Pemerintah Provinsi Sumsel di Palembang, Selasa (26/4) mengatakan, berdasarkan laporan dana bagi hasil untuk Sumsel dinilai masih cukup kecil padahal daerah memiliki potensi minyak dan gasnya sangat besar.
Bahkan katanya bukan itu saja, pemberian bagi hasil juga dinilai kurang transparan sehingga hal tersebut harus diperjuangkan. Selain itu Menteri Keuangan menyatakan dana bagi hasil itu akan ditingkatkan sehingga akan dibahas bersama.Dana bagi hasil itu memang diberikan kepada daerah yang memiliki pertambangan seperti minyak dan gas.
“Yang jelas, permintaan Pemerintah Provinsi Sumsel tersebut akan dibahas dan diperjuangkan pihaknya di Jakarta nanti.” Jelasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan, potensi Sumsel terhadap sumber daya alam cukup besar seperti diantaranya minyak, gas dan batu bara. Jadi wajar bila daerah ini minta dana bagi hasil migas ditingkatkan karena potensi pertambangannya cukup besar.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumsel H Mukti Sulaiman mengatakan, memang potensi pertambangan di daerah ini cukup besar seperti diantaranya migas, batu bara dan lainnya.
“Kita memiliki potensi yang cukup besar, potensi yang ada itu bila dikelola secara baik maka dapat menambah penghasilan daerah,” Tegasnya. (adi)











