Dituntut 8 Tahun, Terdakwa Tak Terima Tuntutan JPU

Sidang virtual penyalahgunaan narkoba.

Palembang, Sumselupdate.com – Dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Palembang, 8 tahun penjara, Terdakwa Herwan Jaya merasa keberatan atau tidak terima atas tuntutan JPU tersebut.

Melalui kuasa hukumnya terdakwa memohon keringanan hukuman dalam sidang beragendakan pembacaan pledoi yang digelar secara virtual di Pengadilan Negeri Palembang.

Bacaan Lainnya

“Maksud tujuan kami mengajukan pembelaan bukan untuk mempersulit proses hukum ini, akan tetapi kami meminta hukuman yang seringan-ringannya kepada majelis hakim,” kata Kuasa Hukum Herwan, Dwi Wijayanti dalam persidangan, Rabu (14/4/2021).

Ditemui di luar ruang sidang, Dwi mengatakan, tidak sependapat dengan tuntutan JPU terhadap kliennya tersebut.

Sebab menurutnya, ada beberapa hal dalam fakta persidangan yang bisa jadi pertimbangan JPU dalam memberikan tuntutan.

“Terdakwa ini baru pertama kali terjerat hukum dan barang buktinya hanya 3,215 gram yang seharusnya hukuman bisa di bawah 8 tahun penjara. Hal inilah yang kami harap bisa jadi pertimbangan hakim untuk memberikan keringanan hukuman,” ujarnya.

Sidang ini akan kembali dilanjutkan pada pekan depan tepatnya Rabu 21 April 2021 mendatang.

Sementara itu dilansir dari situs resmi Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) Pengadilan Negeri Palembang, penangkapan terhadap Herwan Jaya bermula dari laporan yang diterima aparat kepolisian bahwa di Jalan Syakyakirti Mess Depot Pasir KPP (Karya Perdana Perkasa) Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Gandus Palembang, terdakwa sering mengkonsumsi narkotika jenis sabu-sabu.

Selanjutnya kepolisian melakukan penyelidikan dan mengamankan terdakwa yang saat itu sedang duduk di rumahnya.

Dari hasil penggeledahan, ditemukan 5 bungkus sabu seberat 3,215 gram dalam bungkus plastik yang disimpan dalam sebuah kotak rokok di kantong celana terdakwa.

Dari pengakuannya, terdakwa mendapat sabu tersebut dengan cara membeli kepada AAK (DPO) di Lorong Jambu Kelurahan 36 Ilir Kecamatan Gandus Palembang seharga Rp.2,5 juta dengan maksud akan dijual kembali. (ron)

PDIP

PKB

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.