Ragit, Penggugah Selera Saat Berbuka Puasa

Makanan khas Palembang, Ragit.

Palembang, Sumselupdate.com – Pempek adalah makanan khas Kota Palembang yang sudah sangat terkenal. Namun tak hanya itu, ada Ragit dengan rasa yang sangat khas dan selalu ada terutama di jajanan bulan Ramadhan.

Ragit merupakan salah satu makanan khas dari Palembang yang mirip dengan roti jala dari India yang biasa disajikan dengan kuah kari. Ragit pun demikian, biasanya kuliner ini disantap dengan kuah kari yang berisi kentang, daging sapi, santan kelapa, dan bumbu kari.

Bacaan Lainnya

Ragit dibuat dengan bentuk jala/ jaring-jaring kemudian pembuat Ragit biasanya ada yang menggulungnya dan ada yang dibentuk segitiga.

Ragit dimasak dengan menggunakan cetakan jaring-jaring dan dimasak di teplon anti lengket.

Owner Hompimpa Pempek and Cake, Desi Rahmat yang juga menerima orderan pembuatan Ragit ini mengatakan, Ragit memang menjadi makanan paling favorit yang dia jual. Terutama pada bulan Ramadhan, Ragit jadi salah satu menu favorit berbuka.

“Ragit ini makanan khas dari Palembang dan memang banyak yang suka, bahkan dalam sehari saya bisa buat 200 porsi. Khasnya itu dikuahnya yang wangi ada campuran daun kari serta rempah-rempah lainnya,” katanya.

Sebelum disantap, Ragit disiram dahulu dengan kuah kari, kemudian ditaburi dengan bawang goreng dan cabai hijau panjang yang dipotong kecil-kecil. Ragit memiliki tekstur yang lembut dengan rasa gurih, pedas, kaya dengan rempah kari yang menggugah selera.

“Selain itu, sajian ini juga cukup mengenyangkan, cocok dijadikan santapan saat berbuka,” katanya.

Desi mengatakan, Ragit yang dia jual hanya Rp6000 saja per porsinya. Selain menjual Ragit, ia menjual berbagai macam makanan khas Palembang termasuk pempek dan makanan tradisional Palembang.

“Jual pempek sejak 2012. Nah kalau makanan tradisional itu sejak 1 tahun lalu. Jual makanan khas Palembang ini karena menurut pengalaman pribadi saya sendiri carinya susah seperti getuk, lupis dan lainnya,” katanya. (Iya)

PDIP

PKB

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.