Ditinggal Istri, Mantan Anak Punk di Palembang Menjadi Begal Motor, Begini Modusnya

Kapolsek Kemuning Palembang AKP Heri menggelar press realese penangkapan pelaku begal motor Indra Saputra alias putra di wilayah hukumnya, Sabtu (18/12/2021).

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Berdalih ditinggal istri dan hidup menyendiri, Indra Saputra alias putra (28) warga Palembang, nekat menjadi begal sepeda motor di beberapa lokasi.

Read More

Namun sepandai-pandainya tupai melompat pasti jatuh juga. Pun dengan nasib menimpa Indra Saputra. Residivis dari Lapas Anak Pakjo Palembang ini, kembali diciduk anggota unit Reskrim Polsek Kemuning Palembang di kontrakannya pada Kamis (16/12/2021).

“Aku cak ini karena buntu akal Pak semenjak ditinggal bini aku,” ungkap tersangka Putra yang mengaku mantan anak punk ini.

Kapolsek Kemuning Palembang AKP Heri mengatakan, aksi begal motor yang dilakukan Putra terjadi pada 20 Maret 2021 sekitar pukul 05.45 subuh.

Korban dari tersangka adalah temannya sendiri. Di mana modus pelaku melancarkan aksi dengan meminta tolong mengantarkan ke daerah sekitaran waduk di Kelurahan Talang Aman.

Ketika sampai di waduk, dengan sengaja pelaku melewati lorong sempit, sehingga terpaksa membuat korban menunggu di depan lorong.

Nah, pada saat itulah pelaku memanfaatkan situasi untuk meninggalkan korban di TKP,.

Sedangkan untuk aksi begal kedua dilakukan Putra pada 6 Mei 2021 sekitar pukul 21.30 WIB, di mana korbannya masih di bawah umur.

Kapolsek mengatakan, setelah uang hasil curiannya pertamanya habis, tersangka kembali melakukan aksi pencuriannya di Jalan AKBP H Umar Palembang dengan modus hampir sama meminta tolong korban mengantarkan ke suatu tempat yang sudah direncanakan oleh tersangka.

“Untuk yang kedua ini pelaku dengan sengaja menghentikan laju kendaraan korban, modusnya meminta tolong mengantarkan tersangka pulang dengan mengiming-imingi korban imbalan, namun pada saat melintasi TKP korban memberikan uang dengan nominal yang lebih besar, akibat korban tidak memiliki kembalian, tersangka meminta korban untuk mencari tukaran uang akibat korban enggan menuruti, terjadi cekcok hingga tersangka mendorong korban hingga jatuh dan membawa kabur motor korban,” ungkapnya AKP Heri.

AKP Heri mengatakan, pelaku ditangkap anggota unit Reskrim Polsek kemuning Palembang, setelah mendapat informasi korban berada di Palembang.

Di mana pelaku tanpa perlawanan disergap polisi di kontrakannya pada Kamis (16/12/2021).

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa satu buah BPKP motor, beserta STNK motor.

Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 372 KUHP tentang penggelapan atau menguasai yang bukan haknya dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara dan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

“Tersangka ini sudah ketiga kalinya mencuri setelah yang pertama ia melakukan pencurian saat masih di bawah umur dan dipenjara di Lapas Anak Pakjo,” ungkap Kapolsek.

Sementara itu, tersangka Putra mengaku penghasilannya dari profesinya yang menjadi pembeli besi rongsokan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Saya maling ini buat kebutuhan sehari hari, termasuk bayar sewa kontrakan,” katanya.

Putra mengaku hasil curiannya tersebut ia jual ke kampungnya di daerah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), di mana per unitnya pelaku mendapatkan Rp1.5 juta. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.