Ditabrak Mobil Truk Batubara, Roy Sanda Terpaksa Ikut UNBK Susulan

Selasa, 11 April 2017
Roy Sanda Agusman menjalani perawatan intensif di IGD HM Rabain Muaraenim setelah sepeda motornya dihantam mobil truk batubara, Selasa (11/4/2017).

Muaraenim, Sumselupdate.com – Naas menimpa Roy Sanda Agusman (17). Siswa kelas XII IPS SMAN 1 Penukal ini mengalami kecelakaan saat hendak mengikuti UNBK di sekolahnya.

Dia dan sepupunya Ibrahim Al Fikri (16) kritis setelah motor yang dikendarainya ditabrak truk batubara.

Read More

Roy dan Fikri yang tinggal di Desa Tanjung Kurung, Kecamatan Abab Kabupaten PALI ini dirawat di ruang IGD RSUD HM Rabain Muaraenim.

Roy mengalami pendarahan dan patah kaki. Sedangkan Fikri juga mengalami luka di bagian kepala, tangan kiri, dan patah kaki. Roy pun gagal mengikuti UNBK di hari keduanya tersebut.

Kejadian lakalantas di Jalinsum Desa Tanjung Raman, Kecamatan Ujanmas, Muaraenim, Selasa (11/4/2017), sekitar pukul 12.00.

Roy mengendarai motor Yamaha V-Ixion BG 2384 AAA membonceng Fikri. Motor Roy ditabrak mobil truk batubara nopol BG 8437 UY yang disopiri Yudi Noprizal (35), warga Palembang.

Sebelum pulang ke PALI, Roy berada di kota Muaraenim sejak Senin sore, karena mengurus berkas pendaftaran masuk tes Polri di Mapolres Muaraenim.

Roy dan Fikri sempat menginap di kosan temannya Febri di Kelurahan Tungkal, Muaraenim. Kemudian Selasa pagi dia mengantar berkas pendaftaran tes Polri di Polres Muaraenim.

Usai mengantar berkas, siang harinya dia kembali ke PALI untuk UNBK sesi ketiga pukul 14.00 dengan mengendarai motor.

Malangnya, di TKP dari arah berlawanan datang mobil truk batubara bermuatan kosong dari Palembang hendak ke Lahat.

Mobil truk dalam keadaan ngebut diduga karena sopir mengantuk sehingga masuk ke jalur kanan jalan, dan mobil menabrak motor korban.

Roy dan Fikri pun terpaksa dilarikan ke RSUD HM Rabain karena mengalami luka yang cukup serius. Di ruang UGD RSUD Rabain, tampak keluarga korban menjenguk.

Lastri, sepupu korban mengatakan, dia dapat kabar dari Kepala SMAN 1 Penukal bahwa Roy dan Fikri masuk rumah sakit.

“Roy sudah mulai sadar kalau Fikri yang lebih parah,” terang Lastri.

Dijelaskan, saat kejadian Roy hendak mengejar UNBK di sekolah. Sejak Senin sore, Roy berangkat ke Muaraenim untuk mengurus berkas pendaftaran masuk polisi di Polres Muaraenim. Dia ditemani Fikri sepupunya, menginap di rumah temannya.

 

Ibrahim Al Fikri menjalani perawatan intensif di IGD HM Rabain Muaraenim setelah sepeda motornya dihantam mobil truk batubara, Selasa (11/4/2017).

“Tadi pagi sampai siang ke Mapolres masih masukkan berkas tes polisi. Waktu siang mau pulang ngejar UNBK hari kedua. Tahunya di jalan mengalami kecelakaan,” jelasnya.

Syahroni, guru SMAN 1 Penukal yang juga masih kerabat korban mengatakan, kedua korban sempat menginap di rumah neneknya di Muaraenim.

“Habis UNBK hari pertama dia ke Muaraenim. Waktu UNBK hari kedua dia dapat jadwal sesi tiga jadi pulang ke PALI siang. Dia mau mengurus berkas pendaftaran masuk polisi,” ungkap Syahroni.

Menurut Syahroni, di sekolah Roy adalah sosok yang mudah bergaul. Sedangkan Fikri di sekolah adalah sosok yang pendiam.

“Keinginan dia masuk polisi sangat besar bahkan dia datang sendiri ke Polres untuk mengurus berkas,” ujar Syahroni.

Sementara itu, Kabid Kurikulum Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumsel, Arwan saat dikonfirmasi Sumselupdate.com mengatakan, meski gagal pada UNBK hari kedua, Roy masih bisa mengikuti UNBK susulan.

“Nanti ada ujian susulan pada 17 hingga 19 April mendatang,” kata Arwan saat dihubungi via telepon.

Arwan mengimbau kepada semua pelajar agar selalu hati-hati dalam berkendara, dan lebih memfokuskan mengikuti ujian.

“Kita juga meminta pihak sekolah untuk terus memperhatikan siswanya guna kelancaran mengikuti UN,” pungkas Arwan. (azw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts