Ditabrak Babaranjang, Sopir Mobil Box Gas Terpental 12 Meter

Sopir Mobil Box pembawa gas 3 kg, Stefanus Ivan Hermanto (25), terpental sampai 12 meter. armizi/sumselupdate

Laporan: Armiziwadi

Baturaja, Sumselupdate.com –  Sungguh tragis apa yang dialami sopir mobil box yang membawa gas 3 kg, Stefanus Ivan Hermanto (25). Warga Jalan Akmal No. 706, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan  Batuaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan, tewas di tempat setelah kendaraan roda empat yang dikendarainya ditabrak dan diseret Kereta Api Babaranjang hingga tubuhnya  terpental sampai 12 meter.

Bacaan Lainnya

Kapolres OKU AKBP. Arif Hidayat Ritonga, SIK, MH melalui Humas Polres OKU AKP Mardinursal, mengungkapkan, kecelakaan tragis inni bermula korban yang merupakan sopir mobil box jenis Colt Nopol BG 8190 FQ, memarkirkan kendaraannya terlalu dekat dengan rel kereta di Jalur Hulu 224+5/6, Jalan Lubuk Bungur, di Kelurahan Kemelak Bindung, Kecamatan Baturaja Timur, OKU.

Korban yang berhenti dengan tujuan mengantarkan pesanan enam tabung gas 3 kg ke warung pelanggannya Mauli dengan berjalan kaki.

Kondisi pasca-tabrakan maut.

Setelah mengantarkan enaam tabung gas tersebut, korban  kembali ke mobil yang diparkirkannya. Nah, ketika korban hendak menutup pintu belakang mobilnya, tanpa disadarinya secara tiba-tiba datang kereta api BBR 3004 dengan 60 gerbang kosong datang dari arah Tanjung Karang ke arah tujuan Stasiun Baturaja.

Kereta api menabrak bak belakang sebelah kanan mobil yang diparkir, karena terlalu memasuki jalur rel hulu, sehingga korban beserta mobilnya terpental dari titik tabrak sekitar 12 meter.

“Korban  meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP) karena memgalai luka yabg cukup parah mulai dari pinggang hingga ke kaki,” tandasnya. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.