Disekap dan Diancam Dengan Pistol, Siswi SMA Diperkosa

Selasa, 7 Juni 2016
EM didampingi ibunya melapor ke SPKT Polresta Palembang, Selasa (7/6).

Palembang, Sumselupdate.com – Setelah sempat selama satu hari disekap dan diancam dengan pistol, siswa SMA berinisial EM berhasil melarikan diri dari sekapan kenalan barunya dan melaporkan kejadian ini kepada ibunya ER (38). Keduanya kemudian melapor ke Sentra Pelayan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Selasa (7/6).

Kejadian bermula saat warga kawasan Jalan KH Wahid Hasyim, Kecamatan Seberang Ulu 1 Palembang itu pada hari Minggu, 6 Juni 2016, hendak pergi ke masjid untuk menjalankan salat tarawih dengan membawa mukenah.

Read More

Kemudian, saat di jalan dirinya bertemu dengan temannya ML (16). Kedua gadis belia ini pun memutuskan untuk tidak jadi shalat Tarawih dan pergi ke kawasan Gelora Jakabaring. Di sanalah, ML dan EM bertemu dengan kenalan barunya, inisial EL. Setelah itu, EL mengajak kedua gadis tersebut menggunakan motor datang di kediaman pelaku di kawasan Tegal Binangun.

“Sampai di sana saya langsung disuruh masuk ke rumah EL. Kemudian saya  diancam EL dengan pistol dan saya diperkosa pak. Setelah disekap satu hari, kemarin baru berhasil kabur,” sebut EM.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruli Pardede membenarkan pihaknya sudah menerima laporan korban untuk segera ditindaklanjuti.

“Jika terbukti, pelaku bisa dikenakan pasal Undang-undang perlindungan anak,” singkat Kasat. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts