Disdik OKU Tak Ikut Campur Jumlah Kuota PSB Setiap Sekolah

Rabu, 15 Juni 2016
Pamflet penerimaan siswa baru di salah satu sekolah di OKU

Baturaja, Sumselupdate.com – Dinas pendidikan (Disdik) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengaku, tak tahu-menahu jumlah kuota terkait Penerimaan Siswa Baru (PSB) pada tahun ajaran baru 2016 ini di setiap sekolah negeri di Kabupaten OKU.

“Kalau jumlahnya, bukan kami yang tentukan tapi sekolah yang bersangkutan”, kata Kadisdik OKU, Drs Mahyudin Helmi melalui Kabid Dikjar Erwani Santi, Rabu (15/6).

Read More

Sebab kata dia, pihaknya hanya menerima pengajuan dari sekolah bersangkutan, baru setelah itu Disdik mengesahkan jumlah yang akan diterima masing-masing sekolah.

Disinggung mengenai tingginya animo siswa unuk masuk sekolah negeri, khususnya sekolah yang dinilai favorit dikalangan masyarakat dan pihak sekolah itu sendiri membatasi jumlahnya, lagi-lagi Erwani hanya mengatakan jika itu semua kembali pada kapasitas tampung sekolah dan mengatakan tidak akan ikut campur terlalu jauh.

“Kalau lewat jalur belakang kami tidak tahu, tapi sesuai aturan apalagi SMA negeri harus sesuai rayon,” katanya.

Sementara itu, beberapa sekolah saat ini terus melakukan penerimaan PSB. Membeludaknya para pendaftar disinyalir masyarakat akan menimbulkan kecurangan. Apalagi tahun ini kriteria disesuaikan dengan perankingan untuk bisa diterima.

Seperti SMK Negeri 3 Baturaja, hingga hari terakhir pendaftaran secara online, sudah ribuan siswa yang mendaftar, khususnya jurusan mesin, komputer dan listrik yang selama ini menjadi primadona para siswa.

Beberapa guru dan panitia PSB di satu-satunya STM kejuruan di Kabupaten OKU tersebut membenarkan jika saat ini animo peserta yang mendaftar telah melebihi kuota. Khususnya jurusan yang dinilai sebagian kalangan menjanjikan untuk dimasuki. Oleh karenanya hal ini tentu menjadi perhatian pihak panitia dan akan ditindaklanjuti.

“Sesuai kajian, jika memang memungkinkan, jurusan yang tinggi animonya akan kita tambah satu kelas. Namun hal itu akan kami bicarakan termasuk ke Disdik. Besar kemungkinan akan disetujui Disdik. Jadi kita kasihan juga jika ada anak yang tidak lulus,” kata Hanapi salah satu panitia PSB sekolah itu. (yan)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts