Palembang, Sumselupdate.com – Pemprov Sumsel, mencatat angka kesembuhan Covid-19 di wilayahnya berada diangka 88 persen. Hal ini diketahui dari angka kesembuhan Covid-19 pada 5 Juli 2021 yang mencapai 26.296 kasus, sementara kasus positif Covid-19 di Sumsel ada 29.275 kasus.
“Angka kesembuhan di Sumsel jika dibanding nasional memang lebih tinggi. Sumsel tercatat 88 persen angka kesembuhannya, sementara secara nasional 54 persen,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan Lesty Nurainy.
Ia mengatakan, Pemprov Sumsel berupaya agar angka kesembuhan ini semakin tinggi dibarengi dengan aktifnya pelaksanaan tracing, testing dan treatment.
“Kita kejar angka kesembuhan ini, kalau bisa lebih tinggi dari kasus aktif,” ujarnya
Diakui Lesty, di Sumsel jumlah kasus positif Covid-19 semakin melonjak. Bahkan selama sepekan terakhir, penambahan angka Covid-19 rata-rata ada 220 kasus baru per harinya. Padahal, sebelumnya penambahan angka positif berada di jenjang 140 kasus perhari.
“Sudah sepekan ini rata-rata penambahan kasus Covid-19 ada 220 kasus perhari, bahkan hari ini ada penambahan cukup tinggi yakni 244 kasus. Jadi memang jumlahnya meningkat pesat dibanding sebelum-sebelumnya,” pungkasnya
Sementara untuk angka kematian di Sumsel tercatat 5,03 persen. Lesty menjelaskan, lebih dari 65 persen kasus Covid-19 meninggal dunia berasal dari kelompok umur atau usia di atas 50 tahun dan mempunyai komorbid atau penyakit penyerta.
“Jumlah kasus aktif di Sumsel kita data ada sebanyak 1.933 orang atau 6,5 persen dari total kasus positif Covid-19. Jumlahnya jauh lebih rendah dibanding angka kasus aktif secara nasional yang tercatat 12,9 persen,” jelas Lesty.
Penambahan angka Covid-19 di Sumsel ini sangat mempengaruhi ketersediaan kamar atau Bed Occupation Rate (BOR). Secara keseluruhan, BOR di Sumsel tercatat ada 68 persen. Namun diantara itu, ada sejumlah rumah sakit yang kapasitas BOR nya sudah melampaui batas, atau diatas 80 persen.
“Di Lubuklinggau, rata-rata semua rumah sakit sudah penuh. Bahkan sudah ada yang mencapai 100 persen,” kata dia.
Semua kabupaten dan kota harus bisa mengambil langkah cepat untuk menyediakan tempat tidur Covid-19. Oleh karena itu, Pemprov Sumsel sudah meminta kepala daerah untuk menambah BOR di daerahnya.
“Selain Lubuklinggau, Musi Banyuasin, Musi Rawas, Muratara, Empat Lawang dan Palembang angka BORnya sudah cukup tinggi. Padahal mereka menjadi pusat rujukan, artinya harus benar-benar cepat agar kepala daerahnya ambil langkah bijak menyediakan kembali tempat perawatan dan tempat isolasi baru,” tutupnya (Ron)











