“Setiap sapi yang masuk dari provinsi tetangga selalu diperiksa kesehatannya secara ketat oleh instansi terkait, sehingga tidak ada yang tak aman untuk dikonsumsi. Begitu juga dengan sapi peliharaan peternak Sumsel selalu diperiksa kesehatannya secara rutin oleh instansi terkait,” ungkap Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan di Dinas Pertanian OKU, Ir Susi Meyliati, Rabu (24/1/2017)
Dinas Pertanian Sebut Virus Antrax Tak Ada Di OKU
Rabu, 25 Januari 2017

Baturaja, Sumselupdate.com – Wabah virus antrax yang saat ini sudah menelan korban jiwa, khususnya di Pulau Jawa, di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) sendiri Pemda setempat mengaku, belum ditemukan kasus serupa. Pasalnya, seluruh kabupaten/kota di Sumsel saat ini dinyatakan bebas dari virus antrax atau sapi gila.
Susi menambahkan, khusus di OKU sendiri populasi sapi selama 2016 tercatat mencapai 8.000 ekor dan sampai hari ini tidak ada satupun yang terinveksi virus antrax. “Semuanya dinyatakan aman untuk dikonsumsi,” imbuhnya.
Namun demikian, beberapa warga mengaku ikut khawatir terkait hlmerebaknya virus ini di beberapa wioayah di Indonesia.
“Kita harap pemerintah OKU jangan sampai kecolongan, ngomong tidak (tapi) taunya ada. Ada baiknya turun langsung memeriksa,” ucap Kardi warga Baturaja. (Wid)










