Palembang, Sumselupdate.com – Dikira informan polisi membuat rumah M Ali (31) di Lorong Manggis III, Kelurahan Silaberanti, Kecamatan SU I Palembang dihancurkan empat orang tidak dikenal dengan membawa samurai, Selasa (28/2/2017).
Akibatnya, rumah semi permanen berbahan kayu tersebut mengalami kerusakan serta perabotan rumah tangga yang berada di dalam rumah acak-acakan dicincang kawanan pelaku.
Beruntung, peristiwa naas itu tidak memakan korban jiwa, karena saat kejadian Ali beserta istrinya, Rodiah (29) dan kedua anaknya sedang tidak berada di rumah. “Kami tidak tahu masalahnya, hanya saja saya lihat mereka datang membawa pedang dan langsung merusak rumah Ali,” ujar saksi.
Tak hanya menghancurkan rumah, saksi menyebut, kawanan pelaku juga sempat mengeluarkan ancaman akan membunuh Ali beserta keluarganya jika mereka sampai bertemu.
Sementara, Ali mengaku tidak mengetahui apa permasalahannya. Hanya saja, ia pernah disangka sebagai mata-mata polisi yang mengakibatkan adik diduga pelaku ditangkap. “Dia pernah menuduh saya anjing yang mengakibatkan adiknya ditangkap polisi. Padahal, saya tidak tau seperti apa aning yang mereka maksud itu,” katanya.
Sedangkan, Rodiah menuturkan, sekitar tiga bulan lalu, suaminya pernah terlibat keributan dengan terduga pelaku yang mengakibatkan pelaku dibacok oleh Ali.
“Pasti masalah lama, tiga bulan lalu Ali ini pernah membacoknya, mungkin mereka dendam. Untung saja, saya dan dua anak tidak di rumah,” tuturnya.
Kepala SPKT Polresta Palembang Ipda Ledi mengatakan pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian dan mengamankan dua bilah senjata tajam jenis samurai dan pisau serta kasus ini sedang dalam penyelidikan. (tra)











