Diduga Korupsi Dana Desa, Kepala Desa Muara Payang Ditahan Kejaksaan Negeri OKU Selatan

Tim Penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri OKU Selatan, melakukan penahanan terhadap Kepala Desa Muara Payang Kecamatan Kisam Tinggi, Kabupaten OKU Selatan, yang berinisial ‘YA’.

Laporan: Alpian Patria Jaya

Muaradua, Sumselupdate.com – Tim Penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU Selatan, melakukan penahanan terhadap Kepala Desa Muara Payang, Kecamatan Kisam Tinggi, Kabupaten OKU Selatan yang berinisial ‘YA’ dalam perkara tindak pidana korupsi pengelolaan keuangan dana desa, Senin (13/9/2021) sekitar pukul 13.00 WIB.

Read More

Penahanan dilakukan terhadap ‘YA’ sesuai dengan surat perintah penahanan Kepala Kejari OKU Selatan Nomor: 954/L.6.23./Rt.I/09/2021 13 September 2021 selama 20 hari ke depan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Muaradua OKU Selatan.

“YA ini, dalam kurun waktu sejak tahun 2017, 2018, dan 2019 telah mengelola anggaran dana desa sebesar Rp1. 702. 374. 581, selaku Kepala Desa Muara Payang ‘YA’ melakukan pengelolaan dana desa tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” jelas Kepala Kejari OKU Selatan Kusri, SH.

Kepala Desa Muara Payang Kecamatan Kisam Tinggi, Kabupaten OKU Selatan, yang berinisial ‘YA’, yang sudah diamankan.

Adapun ketentuan tersebut yang dimaksud di antaranya adalah, melakukan pengelolaan Dana Desa tanpa melibatkan PTPKD/PPKD, menggunakan Dana Desa tidak sesuai peruntukan sebagaimana telah dituangkan di dalam APBDes maupun RAB kegiatan, merekayasa dokumen SPJ Dana Desa yang dibuat seolah-olah telah sesuai dengan peruntukannya.

Selanjutnya sambung Kusri, atas perbuatan tersangka ‘YA’ tersebut, berdasarkan laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Sumatera Selatan Nomor: SR-353/PW07/5/2021 9 Agustus 202, telah mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp699.307.536,74.

Tim Penyidik Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri OKU Selatan tengah memberikan keterangan pers.

Diketahui, sebelum dilakukan penahanan, tersangka telah dilakukan pemeriksaan kesehatan dan rapid test antigen terhadap tersangka oleh petugas Puskesmas Muaradua.

Kemudian setelah tersangka dinyatakan sehat dan negatif Covid-19, selanjutnya yang bersangkutan diantar petugas Kejari menuju Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muaradua untuk dilakukan penahanan selama 20 puluh hari ke depan. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.