Diduga Gelapkan Tunjangan SPPD, Sekwan PALI Terancam Dilaporkan Ketua DPRD

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PALI, Asri AG.

PALI, Sumselupdate.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PALI, Asri AG dan beberapa anggota dewan, akan melaporkan Plt. Sekretaris DPRD PALI, Son Haji, atas dugaan penggelapan tunjangan dana Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD).

Dikatakan Ketua DPRD PALI, H. Asri AG dalam keterangannya, dugaan penggelapan atas tunjangan SPPD tersebut, karena tidak dibayarkan oleh Plt. Sekwan sejak Agustus 2020.

Bacaan Lainnya

“Kami ini oleh PT Purnama Mega Lestari sebagai agen perjalanan tiket dan hotel memutus kerjasama secara sepihak, lantaran kami dianggap mempunyai tunggakan sebesar Rp163 juta. Setelah kami cek diketahui bahwa tunggakan itu sudah kami bayar melalui pemotongan oleh Bendahara dan Plt Sekwan PALI. Uang sebanyak ini sudah terkumpul, rupanya tidak disetorkannya ke perusahaan itu,” terang H Asri AG, kepada sejumlah media, Senin (11/1/2021).

Selain itu, diungkapkan Ketua DPRD PALI bahwa, adanya peminjaman dana oleh beberapa anggota dewan termasuk Asri dari salah satu staff dewan, akibat keuangan di Sekwan selalu tersendat, dengan jumlah Rp122 juta.

Namun lagi-lagi, pinjaman itu sudah dipotong oleh bendahara dan Plt Sekwan dari tunjangan SPPD yang sudah cair, tetapi tidak dibayarkan ke pihak peminjam.

“Bukan itu saja, rupanya sudah ada pencairan uang dari BPKAD terakhir sekali sebesar Rp1,9 M. Uang itu, untuk bayar SPPD perjalanan dinas secretariat, termasuk ajudan saya dan sopir saya. Tapi rupanya uang itu tidak dibayarkan juga. Selain itu, ada sejumlah TKS lainnya melayani saya, siang malam tidak dibayar satu sen pun sejak Agustus, sementara uangnya sudah keluar dari BPKAD,” jabarnya dengan nada tinggi.

Atas kejadian itu, Asri akui bahwa ,seluruh legislator PALI bakal laporkan Plt Sekwan ke ranah hukum.

“Sejak 22 Desember 2020, saya belum pernah lagi bertemu Sekwan. Saya sudah empat kali ajukan ke Bupati untuk menarik Son Haji sebagai Plt Sekwan dan menggantinya kepada orang yang memahami tugas dan fungsi sebagai Sekwan, tetapi sampai saat ini belum juga dilakukan. Kami juga akan laporkan Plt Sekwan ke ranah hukum untuk mempertanggungjawabkannya. Saya bukan benci Son Haji, tetapi saya kecewa dengan perbuatannya ini yang akan berpengaruh pada kepercayaan masyarakat yang seolah-olah dewan yang berbuat,” tandasnya.

Sementara itu, Plt Sekwan Son Haji juga bendahara Sekwan tidak berada di ruangannya. Saat dihubungi ke nomor ponselnya juga tidak aktif. (adj)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.