Diduga Dianiaya Kakak Kelas, Pelajar SMA di Palembang Lapor Polisi

Writer: - Selasa, 3 Februari 2026
Emiyati, dan anaknya Sakhaal Faruq, saat membuat laporan polisi di SPKT Polrestabes Palembang, Senin (3/2/2026) malam. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Masih terlihat lebam di mata sebelah kanan, seorang pelajar SMA di Palembang, Sakhaal Faruq (16), bersama ibunya Emiyati (41), melaporkan dugaan penganiayaan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, Senin (2/2/2026) malam.

Emiyati, warga Jalan Lettu Karim Kadir, Kecamatan Gandus, mengungkapkan peristiwa yang dialami anaknya terjadi pada Sabtu (31/1/2026) sekitar pukul 10.30 WIB di Jalan TPH Sopian Kenawas, Kecamatan Gandus, Palembang.

Read More

Berdasarkan keterangan korban, saat itu Sakhaal hendak pulang dari sekolah. Ketika berada di luar lingkungan sekolah, terlapor berinisial FZ bersama beberapa temannya tiba-tiba menghampiri korban.

“Tanpa banyak bicara, terlapor langsung memukuli anak saya berulang kali. Mereka bergantian memukul, sementara anak saya sendirian dan tidak bisa melawan. Terlapor merupakan kakak kelasnya,” ujar Emiyati kepada petugas kepolisian.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka lebam di mata kanan, pendarahan pada hidung, darah keluar dari mulut, serta benjolan di bagian kepala.

Emiyati mengaku tidak terima atas perlakuan yang dialami anaknya dan berharap pihak kepolisian serta sekolah dapat memanggil terlapor untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Saya tidak terima, oleh karena itu saya melapor ke Polrestabes Palembang agar pelaku diproses sesuai hukum,” katanya.

Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui petugas Pamapta Ipda Hendra membenarkan adanya laporan tersebut. Laporan yang diterima berkaitan dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Benar, pada Senin kemarin kami menerima laporan dugaan tindak pidana UU Perlindungan Anak. Saat ini laporan tersebut sedang ditindaklanjuti oleh Unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang,” ujarnya singkat, Selasa (3/2/2026).

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts